SANGATTA - Kebuntuan dalam pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kutai Timur (Kutim) memunculkan respons dari salah satu calon ketua, Sesthy Saring Bumbungan. Meski forum belum menghasilkan keputusan, ia memastikan tetap melanjutkan langkah politiknya dalam perebutan kursi pimpinan organisasi tersebut.
Mukab yang sebelumnya dijadwalkan menjadi agenda pergantian kepemimpinan Kadin Kutim berakhir tanpa kesepakatan pada Rabu (6/5). Proses mediasi yang berlangsung selama berjam-jam pun belum mampu menemukan titik temu di antara pihak-pihak terkait.
Menanggapi kondisi tersebut, Sesthy menilai situasi yang terjadi justru menunjukkan perlunya pembenahan di tubuh organisasi. Ia menyebut dukungan dari para pelaku usaha menjadi alasan dirinya tetap bertahan dalam kontestasi. "Saya dan para pendukung akan tetap mengawal proses perubahan di tubuh Kadin Kutim hingga tuntas," ucapnya, Kamis (7/5).
Baca Juga: Respons Keluhan Warga, Tim BRC Bontang Tambal Jalan Rusak Menuju Bontang Kuala
Menurutnya, dorongan untuk maju tidak datang secara pribadi semata, melainkan karena adanya aspirasi dari kalangan pengusaha yang menginginkan perubahan arah organisasi. Saat ini, ia mengklaim mendapat dukungan dari 134 badan usaha di Kutim. Sesthy juga menyatakan siap mengikuti mekanisme organisasi terkait penanganan deadlock Mukab, termasuk apabila keputusan selanjutnya berada di tangan Kadin Kalimantan Timur di Samarinda.
Ia menilai penunjukan caretaker oleh Kadin provinsi merupakan langkah konstitusional apabila kepengurusan saat ini dinilai tidak mampu menyelesaikan tahapan Mukab. "Harapan kami secepatnya (dilanjutkan). Teman-teman juga berharap kami tetap bertarung di Mukab ini, kami tidak akan mundur selangkah pun. Ada harapan besar dari 134 pendukung saya untuk melihat perubahan di Kadin," ujar Sesthy. Meski belum ada kepastian jadwal pelaksanaan Mukab lanjutan, ia meminta para pendukung tetap menjaga soliditas sambil menunggu arahan resmi dari Kadin tingkat provinsi. (riz)
Editor : Muhammad Rizki