KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Pergeseran anggaran yang tengah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dipastikan tidak mengubah komitmen terhadap program bantuan Rp 250 juta untuk setiap rukun tetangga (RT). Pemerintah daerah memastikan program tersebut tetap direalisasikan tahun ini.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan bantuan dana RT merupakan janji politik yang telah masuk dalam visi dan misi kepala daerah. Karena itu, program tersebut wajib dijalankan meski pemerintah sedang melakukan penyesuaian anggaran.
"Tetap berlanjut, itu program bupati, program janji bupati, utang itu. Kan disahkan program bupati itu melalui visi-misinya, maka itu harus dipertanggungjawabkan," ujarnya, Kamis (2/7).
Baca Juga: Menuju Geopark Nasional, Karst Sangkulirang–Mangkalihat Diverifikasi Tim Nasional Pekan Depan
Menurut Ardiansyah, anggaran untuk program tersebut tidak mengalami koreksi. Dari total kebutuhan sekitar Rp 400 miliar, pemerintah daerah menilai kemampuan fiskal Kutim masih mencukupi untuk membiayainya.
"Dan itu tidak terkoreksi, aman, tidak mengganggu. Kalau ditotalkan semuanya hanya sekitar Rp 400 miliar saja itu, masih banyak anggaran kita. Itu untuk program RT," katanya.
Saat ini, Pemkab Kutim sedang merampungkan proses administrasi pergeseran anggaran sekitar Rp 615 miliar. Langkah itu dilakukan untuk memastikan berbagai program prioritas tetap berjalan, termasuk penyelesaian sejumlah kewajiban pemerintah daerah.
Ardiansyah menegaskan bantuan dana RT tetap menjadi salah satu prioritas karena diharapkan dapat mempercepat pembangunan di tingkat lingkungan dan memberi ruang bagi masyarakat untuk menentukan kebutuhan yang paling mendesak di wilayahnya. (*)
Editor : Duito Susanto