Peringatan Hari Anak Nasional di Sangatta, Orangtua dan Guru Diingatkan Hindari Kekerasan Verbal

Jufriadi • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 13:04 WIB
 

Siswa TK bersama guru dan orangtua mengikuti peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang digelar GTKI Sangatta Utara, Kamis (23/7). (Jufriadi/KP)
  Siswa TK bersama guru dan orangtua mengikuti peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang digelar GTKI Sangatta Utara, Kamis (23/7). (Jufriadi/KP)

 

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim) dimanfaatkan sebagai momentum mengingatkan pentingnya perlindungan anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah menghindari kekerasan verbal terhadap anak.

Baca Juga: Siswa SD dan SMP Negeri di Kutim Bakal Dapat Tambahan Pelajaran Pemahaman Kitab Suci

Kegiatan yang digelar Gabungan Taman Kanak-Kanak Indonesia (GTKI) Kecamatan Sangatta Utara itu berlangsung di halaman Kantor Camat Sangatta Utara, Kamis (23/7). Acara diikuti guru, orang tua murid, serta siswa taman kanak-kanak dari berbagai sekolah di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengingatkan agar anak-anak mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman untuk tumbuh kembangnya. Menurutnya, perlindungan anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan pendidikan, tetapi juga cara orang dewasa berinteraksi dengan mereka sehari-hari.

“Mereka harus mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, dan lingkungan yang baik agar dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang cerah,” ujarnya.

Baca Juga: Wakil Bupati Kutai Barat Resmikan Pelatihan Implementasi Whole School Approach di Bongan

Ia juga mengingatkan para pendidik maupun orang tua untuk menghindari tindakan kekerasan verbal, termasuk membentak anak. Lingkungan yang ramah anak dinilai berperan penting dalam mendukung kesehatan mental dan perkembangan anak.

Peringatan HAN tahun ini mengusung tema Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan. Selain menjadi ajang peringatan, kegiatan juga diisi dengan sejumlah aktivitas yang melibatkan anak-anak dan orangtua.

Bunda PAUD Kabupaten Kutim Siti Robiah Ardiansyah mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus menjaga dan memenuhi hak-hak anak.

“Kita harus menyayangi anak-anak kita, baik para pendidik di sekolah maupun para orangtua di rumah, sehingga anak-anak kita merasa nyaman dan terlindungi,” katanya.

Baca Juga: Mahakam Job Fair 2026 Hadirkan Auto Matching, Disnaker Bidik Tekan Pengangguran

Sementara itu, Camat Sangatta Utara Hasdiah menilai peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap perlindungan dan pendidikan anak sejak usia dini.

“Dengan memberikan perhatian dan perlindungan kepada anak-anak sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi yang akan membawa Kutai Timur menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan HAN 2026 di Sangatta Utara diisi dengan senam bersama, minum susu, serta makan olahan ikan yang diikuti anak-anak, guru, dan orangtua murid. (*)

Editor : Sukri Sikki
hari anak nasional 2026 ardiansyah sulaiman perlindungan anak sangatta utara