KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Kasus pencurian sepeda motor di kawasan Masjid Assalam, Jalan Sulawesi, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim) sempat viral di media sosial akhirnya diungkap polisi. Seorang pria berinisial S, warga Kecamatan Rantau Pulung, diamankan bersama sepeda motor yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, pengungkapan dilakukan Kamis (27/8) oleh Tim Macan Satreskrim Polres Kutai Timur bersama personel Reskrim Polsek Sangatta Utara dan Polsek Rantau Pulung.
“Kasus curanmor tersebut telah viral di beberapa media sosial. Alhamdulillah, telah berhasil diungkap oleh Tim Macan Satreskrim, anggota Reskrim Polsek Sangatta Utara dan personel Polsek Rantau Pulung,” kata AKP Bambang.
Baca Juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Kamar Kost Kelahiran Sangkulirang, Polisi Masih Dalami Penyebabnya
Curanmor itu terjadi Selasa (25/8) sekitar pukul 08.40 Wita. Korban yang bekerja sebagai kurir saat itu sedang beristirahat di teras masjid sambil menunggu orderan. Sepeda motor Honda Vario 125 warna putih KT 6406 RN diparkir di luar pagar masjid dekat gerbang.
Saat menerima orderan sekitar 10 menit kemudian, korban menuju lokasi parkir. Namun, sepeda motornya sudah tidak ada.
Baca Juga: Dinas PUPR Kutai Barat Gelar Bimtek Penyusunan RMPK Jalan untuk Perkuat Mutu Infrastruktur
Korban sempat menanyakan keberadaan kendaraan kepada warga sekitar. Karena tidak ada yang mengetahui, kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Sangatta Utara.
Dari penanganan perkara, polisi mengamankan satu unit Honda Vario 125, kunci sepeda motor dan STNK. Barang bukti lainnya berupa flashdisk berisi rekaman CCTV, topi Converse warna hitam serta baju Raw Jeans warna abu-abu.
Baca Juga: Catatan untuk Manajemen RSUD Panglima Sebaya setelah DPRD Paser Melakukan Sidak
Tersangka S juga telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan. Perkara tersebut ditangani berdasarkan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
“Untuk saat ini tersangka dan barang bukti sudah diamankan. Proses penyidikan akan dilakukan sampai tuntas,” tegasnya.
Penyidik masih memeriksa saksi dan mendalami rangkaian kejadian untuk melengkapi konstruksi perkara. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan sepeda motor dengan kunci kontak masih terpasang.
“Jangan meninggalkan kendaraan dalam keadaan kunci masih menempel. Pastikan kendaraan dikunci dan diparkir di tempat yang aman,” imbaunya. (*)
Editor : Sukri Sikki