Tinggal Seorang Diri, Pria Ditemukan Meninggal dalam Pondok di Sangatta Selatan

Jufriadi • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 14:39 WIB

 

PENEMUAN MAYAT: Warga menemukan seorang pria meninggal dunia di dalam sebuah pondok di Sangatta Selatan, Kutai Timur, Senin (21/9).
PENEMUAN MAYAT: Warga menemukan seorang pria meninggal dunia di dalam sebuah pondok di Sangatta Selatan, Kutai Timur, Senin (21/9).

KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Seorang pria berinisial AS (40) ditemukan meninggal dunia di dalam pondok tempat tinggalnya di Jalan Poros Sangatta-Bontang, Gang Solata, Desa Sangatta Selatan, Kutai Timur (Kutim), Senin (21/9) pagi. Penemuan mayat tersebut langsung ditangani jajaran Polres Kutim yang bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Kutim AKBP Aryansyah menjelaskan, informasi keberadaan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar pukul 07.45 Wita. Saat itu saksi bernama Leonard Chandra Kaang mendatangi pondok korban, namun pintu terkunci rapat dari dalam dan korban tidak kunjung merespons panggilan.

Leonard lantas memberitahukan hal itu kepada Markus Rombe, Ketua RT 03 Dusun Danau Raya. Keduanya sepakat membuka paksa pintu pondok demi memastikan kondisi korban di dalam bilik tempat tinggalnya.

Baca Juga: Wabup Kutim Ingatkan Pengurus KONI, Jangan Bawa Kepentingan Politik ke Urusan Olahraga

"Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan terbaring di bawah kelambu. Kondisi tubuh korban saat ditemukan sudah membengkak dan kulit menghitam," ujar AKBP Aryansyah.

Kabar duka tersebut seketika dilaporkan ke pihak kepolisian. Sekitar pukul 07.51 Wita, personel piket Satlantas Polres Kutim bersama unit piket Beat tiba di lokasi guna mengamankan area dan memasang garis polisi.

Dari penuturan warga sekitar, pria yang sehari-hari mengumpulkan barang bekas dan tinggal sebatang kara itu masih terlihat beraktivitas sepekan sebelumnya. Korban juga diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Baca Juga: Benahi Pembinaan Olahraga Daerah, Kutim Bangun Sistem Digitalisasi Data Atlet Terintegrasi

"Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Kudungga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter," tegas AKBP Aryansyah seraya menambahkan bahwa kepolisian telah meminta keterangan para saksi di lokasi.

Hingga kini, penyidik belum menyimpulkan penyebab pasti maupun perkiraan waktu kematian korban. "Tim di lapangan masih melakukan pendalaman terhadap penemuan jenazah tersebut. Setiap perkembangan hasil pemeriksaan akan menjadi bagian dari proses penanganan lebih lanjut," pungkasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
Berita Sangatta polres kutai timur kutai timur penemuan mayat Sangatta Selatan