GOR Kudungga Dibuka untuk Hobi Balap Motor, Solusi Dispora Kutim Atasi Balapan Liar

ADV • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 13:40 WIB
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan.
Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan.

KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur (Kutim) membuka kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Kudungga sebagai ruang latihan bagi anak muda yang selama ini gemar balap motor. Langkah tersebut diambil sebagai solusi konkret untuk meredam maraknya aksi balap liar di jalanan Sangatta.

Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan menjelaskan, kawasan GOR Kudungga dibuka khusus untuk latihan setiap Sabtu dan Minggu. Waktu penggunaan disiapkan mulai pukul 15.00 hingga 18.00 Wita.

Menurutnya, pendekatan pemerintah daerah kini tidak lagi sebatas menindak dengan larangan. Anak-anak muda justru dirangkul dan diberi wadah berekspresi secara terarah serta dalam pengawasan ketat.

Baca Juga: Diskes Kutim Antisipasi TBC Resisten Obat di Tengah Kasus yang Tinggi

"Daripada kita hanya melarang 'jangan balap liar' tetapi tidak memberikan solusi, lebih baik kita berikan tempat. Saya bilang, kalau mau latihan, silakan di stadion," tegas Basuki, Minggu (27/9) malam.

Basuki menerangkan, agenda latihan terpusat ini turut melibatkan jajaran Satlantas Polres Kutim. Pendampingan tersebut dibutuhkan demi menjamin keamanan lintasan dan memastikan aktivitas olahraga masyarakat lainnya tidak terganggu.

"Sabtu dan Minggu saya buka di sini. Mereka bisa latihan, tetapi tetap dalam pengawasan saya dan Satlantas Polres Kutai Timur," ungkapnya.

Ia pun mengajak masyarakat luas untuk ikut memberikan dukungan мораl atas langkah pembinaan tersebut. "Saya minta masyarakat tidak mengganggu, karena ini bagian dari ikhtiar kita memberikan ruang positif kepada generasi muda," imbuh Basuki.

Baca Juga: Diskes Kutim Kejar Temuan Kasus TBC Lewat Skrining Berbasis Wilayah

Bagi Basuki, penyediaan ruang latihan resmi merupakan bukti kepedulian pemerintah daerah. Pembatasan balap liar dinilai hanya akan efektif jika dibarengi dengan penyediaan fasilitas alternatif yang aman dan terjangkau.

Menariknya, Dispora Kutim tidak hanya membina ketangkasan bermotor, tetapi juga menyelipkan edukasi bahaya narkoba kepada para pemuda yang hadir di GOR Kudungga.

"Termasuk soal bahaya narkoba. Ketika mereka berkumpul dan latihan, saya terus mengingatkan jangan sampai ada yang terjerumus ke barang haram itu," tutur Basuki.

Ia menaruh harapan besar agar sarana olahraga tidak melulu diposisikan untuk kompetisi atau latihan atlet semata. Fasilitas umum tersebut harus mampu menjadi wadah interaksi positif kaum muda agar terhindar dari pergaulan berisiko.

Sementara itu, aktivitas olahraga umum di kawasan GOR Kudungga tetap beroperasi normal seperti biasa. Lintasan lari dapat dimanfaatkan warga secara cuma-cuma setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA. (*)

Editor : Duito Susanto
balap liar Sangatta dispora kutim basuki isnawan GOR Kudungga polres kutai timur