HUT Ke-27 Kutim, Bupati Ardiansyah Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen di 2027

ADV • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 13:40 WIB
PARIPURNA: Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pidato dalam rapat paripurna DPRD Kutim dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur, Kamis (8/10). (JUFRIADI/KP)
PARIPURNA: Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pidato dalam rapat paripurna DPRD Kutim dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur, Kamis (8/10). (JUFRIADI/KP)

KALTIMPOST.ID, SANGATTA - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan refleksi perjalanan daerah serta arah kebijakan pembangunan ke depan, Kamis (8/9).

Di hadapan Rapat Paripurna DPRD Kutim, Ardiansyah memaparkan sejumlah capaian indikator makro pembangunan tahun 2025. Sekaligus menetapkan target dalam Perubahan RKPD 2026 dan RKPD 2027.

Ardiansyah mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kutai Timur pada 2025 telah mencapai angka 76,48. Angka tersebut ditargetkan terus merangkak naik hingga menyentuh kisaran 77,00 hingga 77,30 pada RKPD 2027.

Baca Juga: Surat Permintaan Klarifikasi Dana BOS Beredar di Sejumlah Sekolah Kutim, Kejari Angkat Bicara

Sementara itu, dari sisi ekonomi, laju pertumbuhan ekonomi yang tercatat sebesar 1,05 persen pada 2025 ditargetkan mengalami penguatan pada kisaran 5,00 sampai 6,00 persen di tahun 2027.

"Karena itu, transformasi ekonomi menjadi salah satu agenda penting pembangunan Kutai Timur. Kita harus mulai memperkuat sektor-sektor ekonomi yang memiliki potensi besar, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, pariwisata, industri pengolahan, serta ekonomi kreatif," tegas Ardiansyah.

Selain pertumbuhan ekonomi dan peningkatan PDRB per kapita yang menembus angka Rp 325,07 juta pada 2025, bupati menegaskan komitmen pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Tercatat tingkat kemiskinan berada di angka 8,07 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 6,20 persen pada 2025. Keduanya ditargetkan turun bertahap lewat penciptaan lapangan kerja dan penguatan kualitas SDM.

Baca Juga: Sawah Sangkima Masih Bergantung Hujan, Irigasi Jadi Kendala Petani

Dalam pidatonya, bupati juga menyoroti berbagai isu penting yang tengah diselesaikan pemerintah daerah. Mulai dari peningkatan kemantapan jalan hingga percepatan operasional Pelabuhan Kenyamukan.

"Pelabuhan Kenyamukan berada di jalur potensial ALKI II sehingga diharapkan segera memberi manfaat nyata dalam memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar arus barang dan penumpang, serta mendukung pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kutim," tutur Ardiansyah.

Menutup penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat terus merawat kebersamaan dan semangat gotong royong. Memasuki usia ke-27, target pembangunan ini diharapkan mewujudkan visi besar Kutim yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. (*)

Editor : Duito Susanto
hut ke-27 kutim dprd kutim ardiansyah sulaiman kutai timur pelabuhan kenyamukan