KALTIMPOST.ID-Peristiwa tragis menimpa seorang driver ojek online (ojol) yang tewas setelah handphone (hp) miliknya tiba-tiba meledak.
Driver ojol bernama Bastian Sihombing (24) itu menghembuskan nafas terakhir setelah empat hari dirawat di rumah sakit usai kejadian.
Peristiwa itu terjadi saat Bastian sedang terlelap tidur di kamar rumahnya di Kelurahan Belian, Kecamatan Kota, Batam, Jumat (11/10/2024).
Saat tidur, Bastian mengisi daya atau menge-charge HP dan meletakkan di atas tubuhnya.
Peristiwa HP meledak baru diketahui setelah warga sekitar mendengar suara ledakan.
Warga kemudian mendengar suara teriakan kesakitan dari dalam rumah korban.
Mereka yang mengecek suara lalu membuka kamar Bastian dan terlihat kepulan asap putih keluar.
Tak disangka, Bastian sudah dalam kondisi penuh luka bakar di sekujur tubuhnya.
Dari video yang beredar, warga sempat mengangkat korban dengan kasur ke bagian teras rumah untuk dibawa ke rumah sakit. Warga juga menutup tubuh korban dengan daun pisang.
Korban selanjutnya dirawat di Rumah Sakit Awal Bros dan nyawanya tidak tertolong setelah mendapat perawatan medis selama empat hari.
Nah, peristiwa HP yang meledak memang jarang terdengar, namun hal ini bisa menimpa siapa saja jika tidak cermat merawat HP-nya.
Kolumnis Jason Cohen pada tulisannya di PCmag menjelaskan, penyebab utama HP meledak biasanya karena terdapat masalah pada baterai. Risiko semakin besar jika kondisi baterai itu mengalami kerusakan fisik, palsu, dan mengalami degradasi daya tahan.
Ia melanjutkan, baterai lithium-ion yang digunakan pada HP saat ini menyimpan energi dalam bentuk kimia.
Apabila terjadi kerusakan atau ketidakseimbangan pada baterai, maka bisa menimbulkan panas berlebih yang memicu ledakan.
Menurut Jason, untuk mencegah ponsel meledak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh setiap pemilik HP.
HP Harus Gunakan Case
Setiap HP sebaiknya menggunakan case untuk melindungi ponsel dari benturan dan goresan. Setiap benturan bisa mempengaruhi posisi dan kondisi baterai yang berakibat pada performa baterai tersebut.
Hindari Suhu Ekstrem
Pemilik HP jangan meletakkan ponsel di tempat yang terlalu panas atau terlalu dingin karena baterai HP bekerja dalam suhu tertentu yakni 0-35 derajat celcius.
Gunakan Charger Original
Menggunakan charger yang tidak sesuai jelas bisa merusak baterai. Charger original jelas direkomendasikan oleh produen HP.
Anda juga tidak boleh mencampur dan mencocokkan kabel dengan adaptor karena unit yang berbeda memiliki tingkat watt yang berbeda.
Jangan Isi Daya Semalaman
Mengisi daya terlalu lama jelas dapat membuat baterai cepat rusak lantaran baterai terus mendapatkan aliran listrik dan memanas.
Selain itu, HP yang sedang di-charge jangan tertutupi oleh benda apapun. Umumnya, HP saat sedang di-charge di tempat tidur kerap tertutupi oleh bantal, selimut, bahkan badan sendiri.
Perhatikan Kondisi Baterai
Apabila baterai sudah bengkak atau HP sering panas, maka itu menjadi pertanda Anda harus segera mengganti baterai HP Anda.
Taruh di Tempat yang Tepat
Saat menge-charge baterai, Anda harus menempatkan HP pada permukaan yang datar dan keras seperti meja atau lantai.
Dengan memperhatikan hal-hal ini, maka peristiwa HP meledak tidak terulang karena risikonya besar hingga merenggut nyawa pemiliknya.
“Meski kasus HP meledak tidak sering terjadi, kita bisa mencegah dengan merawat HP dengan baik dan menghindari kebiasaan buruk atas HP kita,” pungkas Jason.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko