Gejala dismenore yang kerap muncul antara lain nyeri pada perut bagian bawah, nyeri di punggung bawah, paha bagian dalam terasa tertarik, mual, hingga pusing. Walau gejala ini bisa reda dan hilang dengan sendirinya, nyeri haid yang begitu parah dapat membuat sebagian besar perempuan menderita dan ingin terbebas dari hal tersebut.
Ada beberapa cara efektif untuk mengurangi nyeri haid
- Olahraga
Pada dasarnya, haid bukanlah alasan untuk tidak berolahraga. Lakukan olahraga ringan seperti yoga, berjalan kaki, atau peregangan ringan, yang dapat membantu mengurangi kram dan meningkatkan mood. Sebab, endorphin sebagai hormon penghilang rasa sakit alami akan dilepaskan saat berolahraga.
- Kompres Perut dengan Air Hangat
Kompres hangat pada perut dan punggung bagian bawah tiga kali sehari selama 15-20 menit. Riset menunjukkan bahwa perawatan ini sama efektifnya dengan obat penghilang rasa sakit seperti parasetamol.
- Istirahat yang Cukup
Mendapatkan istirahat yang cukup dapat meredakan nyeri dan membantu pulih.
- Memperbaiki Pola Makan
Saat menstruasi, hindari dan batasi makanan dan minuman yang bisa menyebabkan perut kembung hingga kelebihan cairan tubuh, seperti makanan berlemak, makanan asin, kafein, dan soda. Perbanyak mengonsumsi makanan bergizi, buah, sayur, kacang-kacangan, protein tanpa lemak, yang membantu tubuh tetap sehat.
Nyeri haid yang dirasakan sesekali bukanlah hal yang berbahaya namun perlu diwaspadai bila kondisi ini terjadi setiap bulan. Lakukan pemeriksaan dokter bila tak kunjung membaik dan disertai dengan keluhan lain.
Editor : Hernawati