Belakangan ini Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajukan kratom ke Kementerian Kesehatan untuk menaikkan klasifikasinya sebagai narkoba golongan satu. Hal tersebut karena ternyata kratom lebih berbahaya dari yang dikira. Bahkan, sepuluh kali lipat lebih berbahaya dibandingkan kokain.
Dilansir dari klikdokter.com, berikut bahaya akibat menyalahgunakan kratom.
1. Gelisah
Kratom mengandung beberapa senyawa aktif yang menyebabkan efek samping seperti opioid, yakni merasakan sensasi tenang sekaligus bahagia. Namun, ketika digunakan berulang kali, efek sampingnya justru dapat menyebabkan peningkatan detak jantung. Kondisi ini memicu perasaan gelisah, mual, hingga insomnia.
2. Halusinasi
Karena berdampak signifikan pada sel saraf di otak dan tubuh, pengguna daun kratom juga kerap merasakan pusing, kantuk, menggigil, hingga berhalusinasi.
3. Konstipasi
Susah buang air besar salah satu efek samping daun kratom yang paling umum. Hal ini karena kratom dapat memperlambat pergerakan saluran cerna.
4. Nafsu Makan Menurun
Pergerakan saluran cerna yang lambat menyebabkan nafsu makan menurun. Kondisi tersebut dapat memicu terjadinya anoreksia nervosa. Yaitu, penurunan berat badan ekstrem dan berbahaya karena kebiasaan membatasi asupan makanan.
5. Fungsi Kognitif Menurun
Mengonsumsi kratom dalam jumlah banyak dapat menghambat kemampuan otak untuk menyimpan dan mengingat informasi. Kratom dapat menyebabkan kesulitan fokus dan konsentrasi.
6. Interaksi dengan Obat Lain
Olahan kratom yang berbentuk kapsul, bubuk, ataupun cair, memungkinkan untuk dengan mudah dikombinasikan dengan obat lain. Hal ini berisiko menimbulkan interaksi negatif, seperti menyebabkan kejang.
7. Ketergantungan
Penggunaan kratom dalam jangka panjang dapat memicu ketergantungan. Jika dihentikan mendadak, akan menyebabkan gejala sakau.
8. Risiko Overdosis
Risiko overdosis kratom bisa saja terjadi. Sebab, dalam kemasan produk kerap tidak tercantum dosis yang tepat. Gejala overdosis kratom antara lain badan lesu, tremor, mual, delusional, dan halusinasi.
9. Kematian
Karena menyebabkan ketergantungan, penggunaan dosis tinggi daun kratom dalam jangka waktu lama dapat memicu overdosis. Hal ini dapat menyebabkan kondisi kejang, koma, hingga kematian.
Editor : Almasrifah