Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mata Kiri Berkedut, Tanda Ada Seseorang yang Rindu: Mitos atau Fakta?

Dwi Puspitarini • Rabu, 3 Juli 2024 | 18:50 WIB
Ilustrasi seorang wanita yang memicing karena matanya berkedut.
Ilustrasi seorang wanita yang memicing karena matanya berkedut.

 

 

KALTIMPOST.ID, Mata berkedut atau dalam istilah medis disebut myokymia, merupakan kondisi di mana salah satu otot kelopak mata mengalami kontraksi tak terkendali, sehingga menimbulkan kedutan atau gerakan berulang.

Kedutan ini biasanya terjadi pada kelopak mata atas, namun bisa juga terjadi pada kelopak mata bawah.

Mata berkedut sering kali dikaitkan dengan berbagai mitos dan kepercayaan dalam budaya tertentu, termasuk anggapan bahwa mata berkedut bisa menjadi tanda seseorang sedang merindukan atau memikirkan Anda.

Namun, apakah ini mitos atau ada dasar faktanya?

  1. Budaya dan Kepercayaan

Banyak budaya memiliki kepercayaan yang mengaitkan fenomena fisik dengan peristiwa emosional atau supranatural.

Misalnya, dalam beberapa budaya, mata kiri berkedut dianggap sebagai tanda keberuntungan atau seseorang sedang merindukan Anda, sementara mata kanan berkedut mungkin dianggap sebagai tanda ketidakberuntungan.

Manusia cenderung mencari makna dalam peristiwa acak. Jika mata Anda berkedut dan Anda kebetulan mendengar kabar dari seseorang yang Anda rindukan, Anda mungkin mengaitkan keduanya meskipun tidak ada hubungannya.

  1. Penjelasan Medis

Mata berkedut biasanya tidak ada hubungannya dengan perasaan atau emosi seperti rindu. Kedutan mata biasanya disebabkan oleh faktor fisik atau neurologis, seperti: stres, kelelahan, konsumsi terlalu banyak kafein, kurang tidur, atau ketegangan mata karena terlalu lama menatap layar komputer atau ponsel. Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan tidak berbahaya.

Dalam beberapa kasus, mata berkedut bisa menjadi gejala dari gangguan saraf atau kondisi medis yang lebih serius, seperti blefarospasme atau distonia. Namun, ini jarang terjadi.

  1. Tidak Ada Bukti Ilmiah

Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa mata berkedut berhubungan dengan perasaan rindu atau keadaan emosional lainnya.

Fenomena ini lebih mungkin disebabkan oleh faktor-faktor fisik yang sudah disebutkan. Studi tentang myokymia tidak menunjukkan korelasi antara kedutan mata dengan perasaan rindu atau kondisi emosional tertentu.

Tips Mengatasi Mata Berkedut

Meskipun umumnya tidak berbahaya, mata berkedut dapat mengganggu kenyamanan dan mengganggu penampilan. Berikut beberapa tips untuk mengatasi mata berkedut dengan aman dan efektif:

  1. Tidur yang Cukup

Kurang tidur merupakan salah satu penyebab utama mata berkedut. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup, minimal 7-8 jam setiap malam. Tidur yang cukup membantu tubuh dan mata untuk beristirahat dan memulihkan diri.

  1. Istirahatkan Mata

Beristirahat secara teratur saat menggunakan komputer atau ponsel untuk mengurangi ketegangan mata. Gunakan aturan 20-20-20 (setiap 20 menit, lihat sesuatu sejauh 20 kaki selama 20 detik).

  1. Kurangi Konsumsi Kafein dan Alkohol

Kafein dan alkohol dapat memicu stres dan kecemasan, yang dapat memperburuk mata berkedut. Batasi konsumsi kafein dan alkohol, terutama di sore dan malam hari.

  1. Mengelola Stres

Stres juga dapat menjadi faktor pemicu mata berkedut. Lakukan aktivitas yang dapat membantu Anda mengelola stres, seperti yoga, meditasi, atau mendengarkan musik yang menenangkan.

  1. Mengompres Mata dengan Air Hangat

Kompres air hangat dapat membantu meredakan otot kelopak mata yang tegang dan mengurangi kedutan. Rendam kain bersih dalam air hangat, lalu kompreskan pada mata yang berkedut selama beberapa menit.

  1. Pijat Lembut pada Area Mata

Pijat lembut pada area sekitar mata dapat membantu melancarkan aliran darah dan meredakan ketegangan otot. Gunakan jari Anda untuk memijat dengan lembut kelopak mata dan area di sekitarnya selama beberapa menit.

Hindari menggosok mata karena hanya akan memperburuk iritasi dan memperparah kedutan. Jika mata Anda terasa gatal, gunakan tetes mata yang sesuai atau konsultasikan dengan dokter mata.

  1. Konsultasikan dengan Dokter

Jika mata berkedut Anda tidak kunjung membaik setelah mencoba tips di atas, atau jika disertai dengan gejala lain seperti kemerahan, bengkak, atau nyeri, segera konsultasikan dengan dokter mata.

Dokter akan membantu menentukan penyebab mata berkedut Anda dan memberikan pengobatan yang tepat.

 Baca Juga: Waspadai Tanda Orangtua Belum Dewasa dan Dampaknya terhadap Anak

Mata berkedut adalah kondisi umum yang biasanya tidak memerlukan perawatan medis dan bisa diatasi dengan selalu menjaga kesehatan mata dengan menerapkan gaya hidup sehat.

Meskipun menarik dan sering kali menyenangkan untuk mempertimbangkan makna-makna budaya atau mitos yang terkait dengan fenomena seperti mata berkedut, penting untuk diingat bahwa dari perspektif medis, kedutan mata lebih sering disebabkan oleh faktor-faktor fisik seperti stres, kelelahan, atau ketegangan mata.

Namun, jika kedutan berlangsung lebih dari beberapa minggu tanpa henti, disertai dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang parah segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

 

 

Editor : Dwi Puspitarini
#kelopak mata #rindu #mata berkedut #area mata #kepercayaan #mitos