KALTIMPOST.ID, Beras masih merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan, ada istilah ‘tak kenyang bila tidak makan nasi’. Padahal, ada enam komoditas pangan lokal sumber karbohidrat nonberas yang potensial mengganti nasi, yaitu singkong, talas, sagu, jagung, pisang, dan kentang.
Harga beras belakangan ini terus naik, meskipun mahal, masyarakat pasti membelinya. Ketika mengetahui harga beras turun atau ada bazar sembako yang dicanangkan oleh pemerintah, tak sedikit dari mereka yang ingin membelinya dalam jumlah banyak biarpun dibatasi.
Beras yang dibeli kemudian dibiarkan menumpuk, akan membuat kualitas beras menjadi menurun. Seperti beras apek, menggumpal, dan juga ada kutu beras.
Sebelum kutu beras datang, gunakan wadah plastik, kaca, atau kontainer kedap udara untuk menyimpan beras. Pastikan wadahnya bersih dan kering sebelum digunakan bisa dengan sabun dan air hangat. Pastikan juga tidak ada sisa beras atau kotoran yang menempel.
Kemudian, bersihkan tempat penyimpanan beras secara berkala, minimal sebulan sekali. Buang sisa beras dan bersihkan wadahnya dengan sabun dan air hangat.
Jemur beras di bawah sinar matahari selama 1-2 jam sekali sebulan. Kutu beras tidak tahan terhadap panas. Hal ini membantu membunuh telur dan kutu beras yang mungkin ada.
Aduk beras sesekali agar semua bagian terkena sinar matahari. Jika kutu beras sudah terlanjur muncul, Anda bisa menggunakan cara-cara berikut untuk mengusirnya:
- Daun Salam
Daun salam memiliki aroma yang kuat dan tajam yang tidak disukai oleh kutu beras. Aroma ini membantu mengusir kutu beras dari tempat penyimpanan beras. Letakkan beberapa lembar daun salam ke dalam wadah beras. Daun salam memiliki aroma yang tidak disukai kutu beras.
- Cengkih
Cengkih merupakan cara alami yang efektif untuk mengusir kutu beras karena memiliki aroma yang kuat. Dengan menambahkan beberapa butir cengkih ke dalam wadah penyimpanan beras dan menggantinya secara berkala. Anda dapat menjaga beras bebas dari kutu dengan cara yang aman dan alami. Cengkih tidak hanya berfungsi sebagai pengusir kutu, tetapi juga memberikan aroma yang menyegarkan pada beras.
Baca Juga: 5 Tips Menghadapi Seseorang yang Lama Tak Jumpa, Tiba-Tiba Pinjam Uang
- Bawang Putih
Senyawa allicin yang terdapat dalam bawang putih, memiliki efek antimikroba yang dapat menghambat kutu merusak beras. Iris tipis beberapa siung bawang putih taruh di wadah dan letakkan wadah tersebut dalam beras. Bawang putih memiliki efek antibakteri dan insektisida yang dapat membantu membasmi kutu beras.
- Kulit Kayu Manis
Kayu manis memiliki kandungan esensial tertentu dan aroma kuat yang tidak disukai kutu beras. Caranya cukup letakkan beberapa potong kulit kayu manis ke dalam wadah beras.
- Daun Pandan
Daun pandan merupakan cara alami yang efektif untuk mengusir kutu beras karena aroma kuat dan sifat repellent-nya. Dengan menambahkan beberapa helai daun pandan segar ke dalam wadah penyimpanan beras dan menggantinya secara berkala, Anda dapat menjaga beras bebas dari kutu dengan cara yang aman dan alami. Selain itu, daun pandan juga memberikan aroma menyegarkan pada beras, sehingga meningkatkan kualitas penyimpanan beras Anda.
Baca Juga: Muharam, Bulan Penuh Berkah dan Amalan yang Perlu Ditingkatkan
Karena itu, tidak dibenarkan untuk menumpuk bahan makanan terutama beras, selain kualitasnya yang menurun juga bukanlah hal yang baik jika membuang-buang makanan. Beli dan gunakan secukupnya.
Pastikan area sekitar tempat penyimpanan beras bersih dan tidak ada sisa makanan atau remah-remah yang dapat menarik kutu beras. Periksa beras secara berkala untuk memastikan tidak ada kutu beras. (*)
Editor : Dwi Puspitarini