KALTIMPOST.ID, Gen Alpha atau generasi Alpha, adalah seseorang yang lahir dari tahun 2010 sampai awal tahun 2020-an. Mereka besar di era digital dengan kemudahan akses ke teknologi dan internet yang canggih.
Bahasa slang atau bahasa gaul yang mereka gunakan biasanya terpengaruh oleh meme, video game, dan medsos, terutama TikTok yang menciptakan kosakata baru sehingga cepat viral di kalangan gen Alpha.
Kemudahan ini dapat memengaruhi cara mereka berkomunikasi, termasuk dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut adalah beberapa bahasa slang populer yang sering digunakan anak-anak Generasi Alpha:
- Ate: Sudah melakukan sesuatu dengan baik.
- Bet: Oke (menyetujui).
- Big L: Loser.
- Bussin: Sangat enak, terutama terkait makanan.
- Cap/No Cap: Cap berarti bohong, sementara No Cap berarti jujur atau tidak berbohong.
- Delulu: Halusinasi/halu.
- Drip: Modis, keren, trendi (merujuk pada gaya berpakaian atau fashion).
- Fanum tax: Mencuri, mengambil makanan/hak orang lain.
- FYP: For you page, merujuk pada halaman rekomendasi di medsos (konten yang viral).
- Glow Up: Perubahan positif dalam penampilan atau sikap seseorang (mental).
- Goat: Greatest of all time, terbaik sepanjang masa.
- Gyaatt: Oh my God (OMG), mengekspresikan berbagai emosi, kayak senang, setuju atau tidak percaya.
- Looksmax mogger: Pokoknya paling menarik.
- Mewing: Ingin terlihat bagus.
- Negative aura: Energi negatif.
- Ohio: Aneh.
- Pookie: Seseorang yang dicintai.
- Rizz: kharisma (seseorang yang memiliki daya tarik atau pesona yang luar biasa).
- Sigma: Bagus, leader (pemimpin).
- Simp: Ejekan atau sindiran untuk orang yang berlebihan dalam memberikan perhatian atau dukungan kepada orang lain, terutama kepada lawan jenis, dengan harapan mendapatkan perhatian balik.
- Skibidi: Jelek.
- Slay: Melakukan sesuatu dengan sangat baik atau mengesankan.
- SUS: Istilah SUS populer melalui game Among Us dan merupakan kependekan dari "suspicious" atau mencurigakan.
- Tweaking: Bertingkah aneh.
- Yapping: Banyak omong atau cerewet.
- Yeet: Sering digunakan tanpa alasan yang jelas, hanya untuk mengekspresikan antusiasme atau tindakan yang penuh energi.
Baca Juga: Resep Nasi Bakar Ayam Kemangi yang Autentik dan Menggoda Selera: Hidangan Istimewa untuk Keluarga
Bahasa slang Generasi Alpha terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan tren di media sosial.
Kosakata mereka yang unik mencerminkan interaksi yang kuat dengan dunia digital, dan istilah-istilah ini menciptakan cara baru dalam berkomunikasi.
Jika Anda sering berselancar di media sosial, jangan heran jika menemukan kata-kata ini digunakan oleh anak-anak muda saat ini! (*)
Editor : Dwi Puspitarini