Sudah satu dekade Joko dan Ratna lewat Jose Vet Clinic menemani, mewarnai sekaligus tempat curhat bagi para owner pet di Kota Minyak. Jargon ”Hewan Sehat Kita Bahagia” terus jadi penuntun sekaligus pegangan untuk selalu menjunjung profesionalisme, dan menebarkan kasih sayang kepada hewan peliharaan.
SEMUA berawal dari satu orang, drh Ratna PM. Veterinarian lulusan Universitas Gajah Mada ini awalnya praktik mandiri di luar kerja utamanya sebagai ASN.
Itu dilakoni dari rumah kontrakan di Gunung Malang di sekitar kawasan Bukit Sion. Ratna memupuk nama hingga memiliki jaringan pelanggan para owner pet dari berbagai kalangan di Kota Minyak.
Dari sini ia kemudian pindah ke rumah sendiri di Jalan Binaraga di kawasan Sumber Rejo. Rezekinya makin moncer. Untuk dokter hewan praktisi di Kota Minyak, namanya makin dikenal luas. Tak heran selain praktik mandiri, dokter Ratna juga banyak melakukan visit ke rumah-rumah kalangan atas.
Dulu di Kota Minyak banyak sekali ekspatriat, khususnya mereka yang bekerja di dunia perminyakan dan industri turunannya. Karena itu, bisa dikata setiap hari dia visit ke rumah-rumah ekspatriat tersebut. Semisal di Komplek Gn Utara yang dihuni ekspatriat asal Prancis yang bekerja di Total, juga di Pasir Ridge tempat pekerja Unocal. Tak ketinggalan di Villabeta, Pantai Mentari Compound, Perumahan Jalan Pupuk dan kawasan BBC serta Komplek Pertamina.
Bisa dimaklumi, karena sangat lazim di rumah para ekspatriat selalu ada hewan peliharaan. Didominasi kucing dan anjing. Ratna melayani kebutuhan akan kesehatan dan perawatan pet ekspatriat tersebut.
Melihat banyaknya klien tersebut, sang suami, Joko Suseno yang juga dokter hewan berniat membangun klinik hewan yang representatif. Sehingga pelayanan kesehatan hewan yang ditangani bisa lebih profesional.
Maka pada 2011 dibangunlah klinik hewan di daerah Sungai Ampal yang kelak terkenal sebagai Jose Vet Clinic.
Klinik ini selesai pembangunan dan mulai dibuka untuk umum pada 2014. Tahun-tahun awal beroperasi, tenaga medisnya cuma 2. Ratna dan suami. Pelan-pelan lalu bertambah 1, kemudian makin bertambah, sehingga saat ini dokter hewan yang praktik di Jose Vet Clinic tercatat 8 orang. Karyawan yang saat awal berdiri tak sampai 10 orang, kini ada 30 orang.
Sebagaimana bisnis lainnya, pasang surut menyertai perjalanan Jose Vet Clinic. Dalam perbincangan dengan media ini di sela-sela satu dekade kehadiran Jose Vet di Kota Minyak, pasutri ini juga menyinggung efek hengkangnya para ekspatriat dari Balikpapan. Ini seiring berakhirnya kontrak karya ataupun konsesi perusahaan minyak dan gas asal mancanegara di Indonesia.
Nama-nama seperti TOTAL, Unocal, atau VICO yang dulu akrab di telinga warga kota ini, kini tak lagi terdengar.
Bukan pukulan telak, tapi yang pasti berbekas bagi Jose Vet Clinic. Namun seiring waktu, pangsa pasarnya kini sangat tergantikan oleh pemilik hewan lokal.
Ratna menyebut kesadaran menyayangi hewan telah tumbuh pesat di kota ini. Apalagi saat Covid-19 yang memabukkan dan melelahkan melanda dunia, tak ketinggalan Balikpapan, beberapa waktu lalu. Kondisi itu ternyata justru berefek positif bagi klinik-klinik hewan, termasuk Jose Vet Clinic.
Banyak orang jenuh karena hanya boleh beraktivitas di rumah. Sehingga lahirlah keinginan untuk memiliki kegiatan dan rutinitas baru demi mengusir kejenuhan. Yang sayang dengan hewan peliharaan memilih mengelus kucing, merawat anjing, hingga hewan melata.
Saat pintu yang satu tertutup, pintu yang lain terbuka. Covid-19 ternyata membuka pintu rezeki bagi Jose Vet Clinic.
Untuk memberi pelayanan maksimal, Jose Vet Clinic pun memberlakukan one stop service. Sehingga sekali pet owner datang ke Jose, semua sudah dapat dilayani. Mulai pemeriksaan dokter di poli, grooming plus cutting, Pethotel dan Petshop.
”Kami selalu welcome bila ada pet owner yang ingin berkonsultasi tentang apapun menyangkut anabulnya,” kata Ratna.
Home visit juga tetap menjadi bagian dari pelayanan. Biasanya para ower pet dapat terlebih dahulu membuat janji dengan resepsionis dan dokter yang akan menangani.
Home visit melayani pet anjing, kucing juga hewan besar seperti kambing, sapi, kuda, bahkan micropig.
Seiring satu dekade Jose di Kota Minyak, beberapa vet clinic lainnya juga hadir di Balikpapan. Kehadiran vet clinic tersebut, menurut Joko tak pernah dianggap sebagai pesaing. ”Kami tidak berkompetisi, bahkan menjadi mitra, saling mengisi dan membantu, tidak saling menjatuhkan. Pilihan semua di tangan pelanggan. Kami hanya berusaha bekerja sepenuh hati dalam pelayanan sehingga berharap mendapatkan customer loyal,” katanya.
Joko percaya semua rezeki sudah diatur. Yang jelas, Jose Vet disebutnya selalu berusaha untuk meningkatkan mutu pelayanan, profesionalisme, dan keramahtamahan.
”Terkhusus kepada pet owner yang selama ini terus mempercayakan kesehatan hewannya kepada Jose Vet Clinic, kami mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Saya tak memungkiri cukup senang jika selama 10 tahun melayani ada yang menyampaikan nama Jose kini sangat melekat bagi owner pet di kota ini,” katanya.
Namun saat media ini menyinggung bagaimana asal-usul penamaan Jose, mantan anggota DPRD Balikpapan ini buru-buru berkilah, ”Nah itu sangat pribadi”. (*)
ISMET RIFANI
ismetrifani1971@gmail.com
Editor : Ismet Rifani