KALTIMPOST.ID, Kucing adalah hewan yang populer di Indonesia. Salah satu pertimbangan dalam merawat kucing adalah makanannya.
Bagi Anda pencinta kucing, makanan kering dan makanan basah merupakan dua jenis makanan yang populer untuk kucing.
Makanan kering bentuknya berupa potongan-potongan kecil sedangkan makanan basah berbau lebih menyengat tapi sangat menggugah selera kucing.
Namun, tahukah Anda bahwa banyak mitos yang mengatakan kalau pemberian makan bagi anabul ini cukup dengan makanan kering saja tanpa harus menyertakan makanan basah.
Sebab, dari mitos yang beredar makanan basah tidak bagus untuk pertumbuhan gigi kucing karena makanan basah memiliki tekstur yang lembut dan basah, sehingga mudah menempel pada gigi dan gusi kucing. Bila diberikan secara terus-menerus ternyata bisa menyebabkan plak di gigi kucing.
Namun, menurut Direktur PT Uni-Charm Tbk Indonesia Takumi Terakawa, mitos yang beredar tidaklah tepat karena makanan basah juga dibutuhkan kucing untuk menambah asupan gizi dan nutrisi mereka.
“Edukasi terkait wet food perlu terus dilakukan bagi pemilik kucing. Dari banyak artikel wet food penting untuk dikonsumsi kucing, bahkan dokter hewan pun merekomendasikannya,” ujarnya.
Takumi Terakawa menyebut, makanan basah sangat direkomendasikan karena lebih banyak mengandung nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan kucing.
“Pemilihan makanan pada kucing sangatlah penting. Jika tidak berhati-hati dalam memilih makanan dapat membahayakan kesehatan kucing,” ucapnya.
Dilansir dari The Spruce Pets, makanan basah menjadi sumber nutrisi yang dapat menghindari kucing dari dehidrasi.
Bagi pencinta anabul, pilihlah makanan basah yang mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan kucing agar tumbuh sehat.
Di antaranya, kalsium yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi kucing, niacin yang tugasnya memelihara kesehatan kulit, hingga vitamin A dan B yang manfaatnya untuk menjaga kesehatan penglihatan kucing.
Editor : Hernawati