Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hati-Hati! Ini 10 Jurusan Kuliah dengan Angka Pengangguran Tertinggi di Indonesia

Almasrifah • Jumat, 1 November 2024 | 07:22 WIB

Foto ilustrasi. Ribuan pencari kerja antre mengular hingga keluar saat Job Fair 2019 di Grand Mangku Putra, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (26/6/2019).
Foto ilustrasi. Ribuan pencari kerja antre mengular hingga keluar saat Job Fair 2019 di Grand Mangku Putra, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (26/6/2019).
KALTIMPOST.ID, Memilih jurusan kuliah tidak boleh sembarangan. Dengan memperhatikan prospek dan peluang dari jurusan yang dipilih, dapat membantu suksesnya seseorang di masa depan.

Menurut data, beberapa jurusan tercatat memiliki peluang yang kurang baik di dalam dunia kerja. Banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya perkembangan zaman dan persaingan.

Kendala ini membuat lulusan dari jurusan tersebut kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan hingga menyumbang angka pengangguran yang tinggi.

Dikutip dari Instagram @masukptn, berikut daftar 10 jurusan kuliah dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia.

1. Pendidikan Jasmani

Jurusan yang mempelajari ilmu olahraga dan pengajaran pendidikan jasmani ini menempati tingkat pengangguran tertinggi, 56,4 persen.

Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah adanya perubahan kebutuhan tenaga pengajar dan peluang kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan.

2. Layanan Manusia

Angka pengangguran dari Jurusan Layanan Kesehatan atau Human Resources (HR) juga tercatat cukup tinggi, yakni 55,6 persen.

Lulusan ini mesti menghadapi persaingan ketat dalam memperoleh pekerjaan. Pertimbangan pengalaman kerja juga kerap menjadi kendala utama.

3. Ilustrasi

Ilustrasi juga tercatat sebagai jurusan dengan tingkat pengangguran tinggi, 54,7 persen. Meski keahlian di bidang ini banyak dibutuhkan, namun perkembangan digitalisasi dan outsourcing menyebabkan lulusan ilustrasi sulit mendapatkan pekerjaan tetap.

4. Peradilan Pidana

Angka pengangguran Jurusan Peradilan Pidana mencapai 53 persen. Lowongan kerja yang cenderung stabil di bidang ini, menyebabkan persaingan ketat. Sehingga banyak lulusan yang tidak terserap di industri peradilan.

5. Manajemen Proyek

Meski keterampilan dari Jurusan Manajemen Proyek diperlukan di banyak sektor, namun pertimbangan utama pengalaman kerja jadi penyebab tingginya angka pengangguran, 52,8 persen.

 6. Produksi Radio/Televisi dan Film

Lulusan di industri hiburan harus bersaing dalam pasar yang dinamis dan penuh tantangan. Pentingnya jaringan dan pengalaman yang kuat membuat pengangguran dari lulusan ini tinggi, 52,6 persen.

7. Seni Studio

Angka pengangguran mencapai 52 persen, jurusan yang mendalami seni visual ini harus menghadapi peluang pekerjaan tetap yang minim. Ini membuat lulusan sulit mendapat pekerjaan yang stabil.

Baca Juga: Cara Sukses Mempersiapkan Biaya Sekolah Anak agar Terjamin hingga Lulus Perguruan Tinggi

8. Administrasi Layanan Kesehatan

Jurusan Administrasi Layanan Kesehatan memiliki angka pengangguran mencapai 51,8 persen. Perlunya latar belakang medis seperti sertifikasi khusus, membuat lulusan di bidang ini harus melalui jalan panjang sebelum mendapatkan pekerjaan.

9. Pendidikan

Jurusan Pendidikan juga termasuk dalam tingkat pengangguran tinggi, 51,8 persen. Salah satunya karena kebijakan pemerintah dan fluktuasi kebutuhan tenaga pengajar di berbagai daerah yang tidak stabil.

10. Pengembangan Manusia dan Keluarga

Jurusan Pengembangan Manusia dan Keluarga memiliki tingkat pengangguran 51,5 persen. Lapangan pekerjaan yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan menjadi kendala tersendiri bagi lulusannya. (*)

Editor : Almasrifah
#Human Resources #jurusan kuliah #dunia kerja #angka pengangguran #pendidikan #ilustrasi