KALTIMPOST.ID, Listrik merupakan komponen penting dalam kehidupan modern. Namun, seringkali kita tidak menyadari seberapa banyak energi yang kita gunakan secara berlebihan.
Penggunaan listrik yang dilakukan secara berlebihan juga berdampak pada lingkungan dan keuangan.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghemat listrik di rumah. Dengan menghemat listrik di rumah tidak hanya mengurangi tagihan tetapi juga memberikan kontribusi pada pelestarian lingkungan.
Lantas bagaimana cara menghemat listrik di rumah? Yuk ikuti kebiasaan baik ini.
- Mencabut Perangkat Elektronik jika Sudah Tidak Digunakan
Tidak semua alat elektronik perlu dinyalakan sepanjang waktu. Untuk menghemat listrik, cabut kabel elektronik bila tidak digunakan. Misalnya, mencabut charger laptop atau hp, computer, atau kabel televisi bila tidak ada yang menonton.
Pastikan Anda melakukan hal ini dengan disiplin. Sebab biasanya sering dijumpai charger masih menempel di stop kontak, padahal selama kabelnya masih terpasang, arus listrik akan tetap berjalan.
- Mencabut Colokan Rice Cooker bila Sudah Selesai Digunakan
Cara hemat listrik berikutnya yaitu mencabut colokan rice cooker bila sudah digunakan. Biasanya banyak yang membiarkan rice cooker tetap menyala agar nasi tetap hangat. Tapi tahukah Anda hal ini dapat bikin boros listrik.
Untuk itu, bila nasi sudah matang segera cabut colokannya. Kalau Anda ingin tetap menikmati nasi hangat, Anda bisa menyalakan rice cooker kembali dan matikan setelah makan.
- Batasi Penggunaan Mesin Cuci
Mesin cuci memang memudahkan pekerjaan rumah tangga. Namun menggunakan mesin cuci terlalu sering bikin boros listrik. Jadi pakai mesin cuci bila benar-benar dibutuhkan saja. Jangan gunakan mesin cuci bila hanya mencuci beberapa lembar pakaian.
Begitu juga bila ingin mengeringkan pakaian, pertimbangkan mengeringkan pakaian secara alami di bawah sinar matahari.
- Matikan Lampu saat Siang
Untuk menghemat listrik, matikan lampu saat ruangan tidak membutuhkan penerangan. Saat pagi dan siang pilih sumber penerangan menggunakan cahaya alami dari sinar matahari.
Anda bisa menyalakannya saat malam pada ruangan yang diperlukan.
- Hindari Penggunaan Kulkas secara Berlebihan
Untuk menghemat listrik pada kulkas, atur suhu kulkas dan freezer sesuai rekomendasi produsen. Hal ini dapat membantu menjaga kestabilan suhu dan mencegah beban listrik berlebihan.
Selain itu, pastikan pintu kulkas tertutup rapat dan hindari membiarkannya terbuka lebih lama dari yang diperlukan untuk menjaga suhu tetap stabil. Sebab membuka pintu kulkas terlalu sering bisa meningkatkan konsumsi energi.
- Beralih ke Bola Lampu LED
Meski lebih mahal daripada lampu biasa, namun nyatanya memakai lampu LED bisa menghemat energi hingga 80 persen. Lampu LED menggunakan lebih sedikit daya dan lebih tahan lama daripada lampu biasa.
- Gunakan Kipas Angin
Cara lain untuk menghemat listrik adalah memilih kipas angin dibandingkan AC. Daya kipas angin lebih kecil dibandingkan AC. Bila ingin menghemat listrik, kipas angin bisa menjadi solusi bila Anda merasakan kepanasan dalam ruangan. Jangan lupa cabut colokan listriknya jika sudah selesai digunakan.
- Jangan Sering menghidupkan dan Mematikan AC
Jika AC jadi pilihanmu, yang perlu Anda lakukan untuk menghemat listrik adalah mengatur suhu AC di 24-28 derajat. Anda dapat menaikkan suhu AC secara bertahap jika sudah merasa dingin.
Jangan menghidupkan dan mematikan AC karena akan menyedot daya listrik lebih banyak.
Editor : Hernawati