Hari Anak Sedunia diperingati pada tanggal tersebut merujuk pada hari disahkannya Deklarasi Hak-Hak Anak oleh Majelis Umum PBB pada 20 November 1959.
Dilansir dari Wikipedia, tujuan utama peringatan Hari Anak Sedunia adalah untuk mempromosikan pertukaran dan pemahaman antar anak-anak serta memulai aksi yang mendukung cita-cita Piagam PBB dan kesejahteraan anak-anak di seluruh dunia.
Pada tahun ini, tema Hari Anak Sedunia yang diusung adalah "Dengarkan Masa Depan, Dukung Hak-Hak Anak". Tema memiliki makna mengajak orang dewasa untuk mendengarkan masa depan anak-anak.
Sejarah Hari Anak Sedunia
Hari Anak Sedunia mulanya disebut Hari Anak Universal. Peringatan ini pertama kali ditetapkan pada 1954.
Kemudian ditetapkan untuk dirayakan setiap tanggal 20 November merujuk pada momen pengadopsian Deklarasi Hak-Hak Anak oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1959.
Pada tanggal yang sama di tahun 1989, Majelis Umum PBB mengadopsi Konvensi Hak-Hak Anak (Convention on the Rights of the Child atau CRC).
Konvensi tersebut merupakan kesepakatan internasional pertama yang secara komprehensif melindungi hak anak-anak.
Perlindungan dimaksud mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari hak untuk bertahan hidup, berkembang, hingga perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi.
Hari Penyakit Paru Obstruktif Kronis Sedunia
Dilansir dari laman RSUD Banyumas, Hari Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Sedunia setiap tahunnya diperingati pada Minggu ke-3 di bulan November. Tahun ini, jatuh pada Rabu 20 November 2024.
PPOK adalah penyakit peradangan paru kronis yang menyebabkan terhalangnya aliran udara dari paru-paru.
Gejala PPOK umumnya berupa batuk berdahak, kesulitan bernapas, dan bengek. PPOK sering dialami oleh perokok aktif maupun perokok pasif.
Tema Hari PPOK Sedunia yang diusung pada tahun 2024 adalah "Kenali Fungsi Paru-Paru Anda." Tujuan tema tersebut untuk menyoroti pentingnya mengukur fungsi paru-paru.
Peringatan Hari PPOK Sedunia diadakan untuk meningkatkan kesadaran, berbagi pengetahuan, dan membahas cara-cara untuk mengurangi beban PPOK di seluruh dunia. (*)
Editor : Almasrifah