KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Bulan Ramadan bukan halangan untuk tetap menjaga kebugaran dan membentuk otot. Olahraga angkat beban tetap bisa dilakukan, asalkan dengan strategi yang tepat. Berikut beberapa tips aman yang bisa Anda terapkan:
- Pilih Waktu yang Tepat
Waktu terbaik untuk angkat beban saat puasa adalah sore hari menjelang berbuka, atau malam hari setelah berbuka. Hal ini untuk menghindari dehidrasi dan memastikan tubuh memiliki cukup energi.
- Atur Intensitas dan Durasi
Kurangi intensitas latihan, fokus pada teknik yang benar daripada beban yang terlalu berat. Perpendek durasi latihan, cukup 30-45 menit. Fokus pada latihan beban ringan.
- Perhatikan Asupan Nutrisi
Saat sahur, konsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat kompleks untuk energi selama latihan. Saat berbuka, segera penuhi kebutuhan cairan dan nutrisi, terutama protein untuk pemulihan otot. Pastikan asupan air putih yang cukup di antara waktu berbuka dan sahur.
- Istirahat yang Cukup
Tubuh membutuhkan waktu istirahat yang lebih banyak saat puasa. Pastikan tidur cukup 7-8 jam setiap malam untuk pemulihan optimal.
- Dengarkan Tubuh Anda
Jika merasa lelah atau pusing, segera hentikan latihan dan istirahat. Jangan memaksakan diri, terutama jika Anda baru memulai program angkat beban.
- Fokus Pada Teknik
Teknik yang benar lebih penting daripada beban yang berat. Hindari risiko cedera dengan melakukan gerakan secara perlahan dan terkontrol.
- Jenis Latihan
Fokus pada latihan compound, yaitu latihan yang melibatkan banyak otot sekaligus, seperti squat, bench press, dan deadlift. Lakukan latihan dengan repetisi yang lebih banyak dan beban yang lebih ringan.
Dengan mengikuti tips di atas, Anda tetap bisa menjaga kebugaran dan membentuk otot selama bulan Ramadan. Ingat, kesehatan adalah yang utama. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jika memiliki kondisi kesehatan khusus. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo