KALTIMPOST.ID, Setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh yang diakhiri dengan perayaan Idul Fitri yang hangat bersama keluarga saat momen liburan, menjadikan tubuh dan pikiran ogah kembali ke rutinitas.
Banyak individu mengalami sindrom malas bekerja setelah liburan, semangat dan produktivitas menurun karena masih terbawa suasana santai.
Namun, kembali bekerja setelah libur panjang tidak harus menjadi beban. Kembalikan semangat bekerja dan tetap produktif dengan melakukan beberapa tips sederhana berikut ini.
- Mulai dengan Menerima: Libur Berakhir, Saatnya Bergerak
Hal pertama yang perlu diterapkan adalah menerima kenyataan bahwa liburan telah usai. Terjebak dalam nostalgia masa libur akan memperlama rasa malas.
Ubah pola pikir, alihkan fokus dari “kenapa libur cepat selesai?” ke “apa yang bisa saya capai di minggu pertama ini?”.
- Susun To-Do List
Hari pertama bekerja usai Lebaran bisa terasa membingungkan bila tak ada rencana yang jelas. Untuk itu buatlah daftar pekerjaan atau to-do list.
Daftar pekerjaan ini akan membantumu menjadi produktif, ingat apa saja yang harus dikerjakan dan diselesaikan.
Mulailah dari yang paling mudah hingga yang lebih kompleks. Dengan begitu, kamu tak akan merasa kewalahan dan bisa kembali ke ritme kerja secara bertahap.
- Persiapkan Diri sebelum Mulai Bekerja
Tubuh dan pikiran perlu waktu untuk kembali ke ritme kerja. Karena itu persiapkan diri sejak sehari sebelum kembali bekerja.
Pastikan Anda menyiapkan pakaian, perlengkapan kerja, dan hal-hal penting lainnya agar paginya nanti tenang dan tidak terburu-buru.
Beri waktu untuk menyesuaikan diri jika masih merasa lelah dan kurang fokus.
- Menata Ulang Pola Tidur dan Makan
Seusai liburan, seringkali pola tidur dan makan berubah. Untuk kembali berfungsi dengan baik, penting untuk menata ulang pola tidur dan menjaga pola makan yang sehat.
Tidur yang cukup akan membantu tubuh dan pikiranmu beradaptasi dengan baik, usahakan tidur minimal 7-8 jam.
Tak hanya itu, perhatikan juga dengan apa yang kamu konsumsi. Makanan bergizi, sayuran, buah-buahan, dan protein dapat menjaga stamina.
Hindari makanan berat dan berlemak yang dapat membuatmu semakin malas bergerak. Dengan pola tidur dan makan yang baik, semangat kerjamu pasti meningkat.
- Jangan Langsung Gas Pol: Mulai dengan Perlahan
Saat kembali bekerja jangan langsung coba tancap gas. Ini justru membuat tubuh dan pikiran kaget, berujung pada kelelahan dan burnout.
Untuk itu, cobalah kembali ke ritme kerja dengan perlahan. Mulai tugas-tugas ringan sebelum beranjak ke pekerjaan berat.
Beri waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beradaptasi kembali rutinitas.
- Reconnect dengan Rekan Kerja
Untuk mengembalikan semangat kerja, hal lain yang dapat dilakukan adalah menjalin kembali koneksi dengan rekan kerja di kantor.
Mulailah dengan obrolan ringan tentang liburan, ceritakan petualangan seru selama liburan untuk memperbaiki suasana hati atau sekadar ngopi bersama.
Manfaatkan waktu istirahat atau waktu setelah jam kerja untuk berkumpul bersama kolega. Hal ini pun bisa membantumu merasa lebih terhubung dengan lingkungan kantor dan mengurangi perasaan kehilangan momen liburan.
- Jangan Lupakan Self-Compassion
Kembali bekerja setelah liburan bisa terasa berat dan kadang mungkin tidak dapat produktif seperti sebelumnya.
Namun, Anda jangan menyalahkan diri sendiri. Beri waktu untuk adaptasi, sambil terus beri dorongan positif ke diri sendiri.
Ingat semangat tidak harus membara, yang penting adalah konsistensi menumbuhkannya kembali, sedikit demi sedikit.
Editor : Hernawati