KALTIMPOST.ID, Kala Idul Fitri, kumpul keluarga untuk saling mempererat tali silaturahmi, ketemu teman lama, makan enak menjadi momen yang penuh kehangatan.
Namun setelah Lebaran usai, tanpa sadar hubungan yang sempat hangat bisa kembali dingin bahkan renggang. Semuanya balik ke realita, larut dalam kesibukan masing-masing.
Padahal hubungan silaturahmi itu bisa tetap terjalin, bukan cuma pada saat Lebaran saja.
Biar hubungan tetap hangat, kamu mesti coba deh beberapa cara berikut ini ya!
- Rajin Chat Ringan biar Tetap Nyambung
Di zaman sekarang gak ada alasan untuk putus komunikasi. Coba deh kamu mulai kebiasaan chat ringan ke teman dekat atau keluarga.
Kamu bisa tanya kabar, sekadar mengirim video lucu, kirim quotes bijak biar obrolan tetap jalan.
Obrolan ringan seperti ini bikin relasi tetap hidup dan bikin kamu gak canggung lagi kalau ketemu nanti.
- Rencanakan Pertemuan Kecil secara Berkala
Tak perlu acara seperti Lebaran untuk bertemu secara langsung. Momen kecil seperti makan siang, ngopi bareng, atau sekadar berkunjung ke rumah keluarga dapat memperkuat hubungan.
Bisa juga menjadwalkan acara kumpul keluarga setiap sebulan sekali. Missal, arisan keluarga atau piknik sederhana bersama. Dengan begitu, interaksi tetap terjaga.
- Saling Mengirim Hadiah atau Oleh-Oleh Kecil
Memberikan sesuatu seperti camilan khas daerah, kartu ucapan atau sekadar makanan favorit bisa membuat hubungan kian erat.
Tak harus mahal, yang penting adalah niat baik dan kepedulian terhadap orang-orang yang kita sayangi.
- Jadi Orang yang Ringan Tangan, Kapan Pun Dibutuhkan
Silaturahmi bukan hanya ngobrol, tapi juga hadir untuk membantu. Kalau kamu punya waktu dan tenaga jangan pelit untuk membantu.
Sekecil apapun, niat baik kamu bisa jadi penguat hubungan.
- Manfaatkan Media Sosial
Bila tak sempat ngobrol, beri komentar atau like pada unggahan mereka. Ucapkan selamat ulang tahun, atau sekadar berbagi kenangan lewat foto lama yang pernah diambil bersama.
Jika ada waktu, kirim pesan pribadi dan ajak mereka mengobrol lebih dalam agar hubungan tetap terjalin.
Editor : Hernawati