Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tanggal 8 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Makna Mendalam di Balik Hari untuk Mengenang Semangat Kemanusiaan

Dwi Puspitarini • Kamis, 8 Mei 2025 | 08:32 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

KALTIMPOST.ID, Hari ini, 8 Mei 2025, dunia kembali memperingati Hari Palang Merah Internasional, momen penting untuk mengenang semangat kemanusiaan tanpa batas.

Tapi di balik peringatan ini, ada kisah nyata yang menyentuh dan penuh luka, yang jarang diketahui publik.

Perayaan ini bukan hanya seremoni. Tanggal 8 Mei dipilih bukan karena kebetulan, melainkan karena bertepatan dengan hari kelahiran Henry Dunant, sosok yang tak hanya mencetuskan Palang Merah, tapi juga mengguncang nurani dunia lewat kesaksiannya yang memilukan.

Dunant adalah seorang pengusaha asal Swiss. Tapi hidupnya berubah total saat ia menyaksikan secara langsung horor pertempuran Solferino tahun 1859 di Italia.

 Baca Juga: Diam-Diam Menumpuk Lemak Darah, Ini 7 Makanan yang Harus Dijauhi jika Tak Ingin Jantung Bermasalah

Ribuan prajurit tergeletak tak berdaya di medan perang. Tak ada bantuan, tak ada rumah sakit. Penderitaan itu membekas begitu dalam di hatinya.

Dia tak memilih diam. Dari luka yang ia saksikan, lahirlah ide besar: sebuah gerakan global yang memberikan pertolongan tanpa memandang siapa, dari mana, dan apa agamanya.

Lahirnya Palang Merah Internasional dan kemudian Bulan Sabit Merah adalah hasil dari tekad satu orang yang tak rela melihat manusia dibiarkan menderita dalam sunyi.

Pada tahun 1901, Henry Dunant dianugerahi Nobel Perdamaian pertama sebagai bentuk penghargaan atas perjuangannya yang melampaui batas negara dan kepentingan politik.

 Baca Juga: Tanaman Obat Pilihan untuk Gagal Ginjal Stadium Awal, Ada yang Tumbuh di Pekarangan Rumah!

Kini, peringatan ini juga menjadi momen penting bagi para relawan di seluruh dunia, orang-orang yang bekerja di garis depan bencana, konflik, hingga krisis kesehatan.

Mereka adalah pahlawan tanpa sorotan, bekerja diam-diam menyelamatkan nyawa, mengangkat harapan, dan memeluk kemanusiaan.

"Hari Palang Merah bukan hanya milik organisasi. Ini milik siapa pun yang percaya bahwa satu tindakan kecil bisa menyelamatkan dunia," begitu kira-kira semangat yang digaungkan IFRC.

Tak hanya itu, tanggal 5 Mei yang baru saja berlalu juga menandai hari berdirinya Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).

Sebuah peringatan lain yang menegaskan bahwa gerakan ini bukan hanya sejarah, tapi masih sangat hidup dan dibutuhkan dunia hari ini.

 Baca Juga: Sering Disepelekan, Padahal Bisa Jadi Ciri-Ciri Penyakit Ginjal Stadium Awal

Di tengah dunia yang semakin kacau, konflik di mana-mana, dan bencana yang datang tanpa aba-aba, Palang Merah dan Bulan Sabit Merah tetap berdiri tegak. Tak membawa senjata, tapi membawa harapan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Red Cross Day #Tokoh pendiri Palang Merah #Hari Palang Merah Internasional 2025 #Sejarah Hari Palang Merah #aksi kemanusiaan #8 Mei memperingati hari apa #8 Mei 2025 #Henry Dunant #Makna Hari Palang Merah