KALTIMPOST.ID, Balikpapan memang dikenal sebagai kota paling nyaman dihuni. Namun kota dengan fasilitas lengkap ini termasuk sepuluh besar kota dengan biaya hidup paling tinggi di Indonesia.
Statusnya sebagai kota industri, energi, pintu gerbang IKN, hingga banyaknya pasokan barang dari luar membuat harga barang dan jasa di sini relatif lebih mahal.
Tapi, jangan khawatir! Bukan berarti kita tidak bisa hidup hemat.
Bagi warga lokal, pendatang, hingga mahasiswa, berikut adalah beberapa strategi cerdas yang bisa diterapkan untuk tetap hemat tanpa mengorbankan kenyamanan.
- Cari Tempat Tinggal Strategis
Biaya sewa tempat tinggal bisa menyerap sebagian besar pengeluaran. Pilihlah kos atau kontrakan di lokasi strategis yang dekat dengan tempat kerja atau kampus.
Dengan begitu, kamu bisa memangkas ongkos transportasi harian. Biaya kos di kota ini relatif dari angka Rp700 ribu sampai Rp3 juta, tergantung fasilitas.
- Masak Sendiri, Kurangi Jajan
Harga makanan di warung kaki lima bisa mencapai Rp20.000–30.000, apalagi di restoran bisa mencapai dua kali lipatnya. Solusi terbaiknya? Masak sendiri.
Belanja kebutuhan pokok di pasar tradisional seperti Pasar Klandasan, Pasar Pandansari, atau Pasar Buton akan jauh lebih hemat. Coba masak porsi besar untuk beberapa kali makan—lebih efisien dan sehat!
- Manfaatkan Transportasi dengan Bijak
Balikpapan belum punya transportasi umum massal yang terintegrasi. Ada bus Balikpapan City Trans (Bacitra) namun rutenya masih terbatas di area perkotaan dan belum menjangkau area pinggir.
Tapi ada angkutan kota (angkot) yang terjangkau dan ojek online yang masih bisa jadi andalan. Jika ada, gunakan sepeda motor pribadi untuk menghemat biaya harian.
Bagi mahasiswa, berjalan kaki atau bersepeda juga bisa jadi pilihan yang sehat dan hemat.
- Berlangganan Internet Bersama
Jika kamu tinggal di kos atau rumah bersama, patungan untuk langganan Wi-Fi adalah pilihan cerdas.
Dibandingkan beli paket data individual yang bisa habis Rp60-150 ribu per bulan, biaya Wi-Fi yang dibagi 3–4 orang tentu lebih ekonomis.
- Bijak dalam Belanja Bulanan
Jangan biarkan belanja impulsif bikin keuangan bocor. Selalu buat daftar belanja sebelum ke pasar atau supermarket. Bandingkan harga antar toko, dan manfaatkan promo yang ada.
Jangan lupa terapkan metode belanja mingguan agar pengeluaran lebih hemat dan terkontrol dibandingkan belanja harian.
- Nikmati Hiburan yang Gratis atau Murah
Hidup hemat bukan berarti membosankan. Balikpapan punya banyak tempat wisata gratis atau murah, seperti Pantai Monpera, Taman 3 Generasi, atau Taman Bekapai.
Nikmati akhir pekan dengan piknik sederhana atau sekadar menikmati senja di pinggir pantai—tanpa perlu keluar banyak uang.
- Catat Pengeluaran, Rencanakan Keuangan
Langkah paling penting dari hidup hemat adalah kesadaran mengelola keuangan. Gunakan aplikasi atau catatan manual untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran bulanan.
Sisihkan tabungan di awal bulan, bukan menunggu “sisa” di akhir. Prinsip “save before you spend” terbukti ampuh!
Hidup hemat di Balikpapan bukan soal pelit, tapi tentang prioritas dan perencanaan cerdas. Dengan gaya hidup ini, kamu bisa menikmati hidup di kota energi ini tanpa terbebani masalah keuangan. ***
Editor : Dwi Puspitarini