KALTIMPOST.ID, Bangsa Indonesia memperingati Hari Batik Nasional tiap 2 Oktober. Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada Kamis ini jadi momen spesial karena jadi salah satu warisan budaya yang diakui UNESCO.
Kini dalam momen peringatannya, berbagai instansi menginisiasi rangkaian acara spesial. Salah satu kegiatan menarik untuk dilakukan adalah pembacaan puisi Hari Batik Nasional.
Bila kamu tengah mencari inspirasi, di artikel ini tersedia contoh puisi Hari Batik Nasional 2025 yang bisa dijadikan inspirasi.
Berikut Contoh Puisi Hari Batik Nasional 2025
- Puisi Hari Batik Nasional 2025
Judul: Pembuat Batik
Karya: Imam Setiaji Ronoatmodjo
Hidup membatik, memegang canting
Mengukir hidup pada kain
Ada warna merah membara dipadu kuning
Ada warna biru dan hijau
Hidup suka dan duka
Kau pegang canting dengan cermat
Jika waktumu tinggal selembar kain
Air matamu akan menetes
Bukan perpisahan yang akan ditangisi
Tetapi dharmamu sebagai pembatik akan purna
Kain batik akan menempati museum hati
Kainmu akan dipajang sepanjang masa
Kain batik yang usang
Kain yang telah dibatik sepenuh hati
Pembatiknya adalah dirimu
- Puisi Hari Batik Nasional 2025
Judul: Selendang Batik Ibu
Karya: Amalia Najichah
Kala itu sebagai anakmu
Aku tidak mengerti
Apa saja yang telah kau berikan
untukku
Kala itu, sebagai anakmu
Aku tidak tahu
Apa yang kau perbuat
Untuk melindungiku
Kala itu sebagai anakmu
Aku hanya tahu
Ketika aku menangis
harus kau yang datang
dengan selendang batikmu
mendekapku hingga aku
berhenti terisak
Sekarang, sebagai anakmu
dari selendang batikmu
memahamkanku
betapa luar biasanya dirimu
terima kasih, Ibuku
- Puisi Hari Batik Nasional 2025
Judul: Suluk Batik
Karya: Aprinus Salam
Warnaku Cuma satu, kupecah sejumlah
Hingga kabur mataku, lahir dirimu
Garisku cuma satu
Kupatah dan kubengkokkan
Kembali kuluruskan
Jadilah gambarmu
Jadilah rupamu
Bukan aku tak butuh mori
dalam keseimbangan bandul
dan dingklik untuk dudukku
serta tarian canting yang meleleh
dibakar anglo dan jari tangan lincah
dalam sebuah wajan
seperti lingga dan yoni, cantingku
seperti ganggang dan nyamplung
melebur pada malam yang melekat
dan membasahi warnaku yang satu
dari garisku yang tak terputus
Polaku cuma satu, motifku cuma satu
Kucacah beribu, kugaris dan kuwarnai
Hingga namaku beribu-ribu
Aku percayakan diriku padamu
pada tubuh dan jiwa yang membawa
doa dan harapan atas namaku
agar aku menjadi batikmu
Aku tak berpola
Aku tak bermotif
Aku tak merupa
Aku tak bergambar
- Puisi Hari Batik Nasional 2025
Judul: Puisi Batik
Karya: Fabiansyah
Aku mengukir bersama jemari tua yang digoreskan padanya,
Disela lelehan lilin yang menyala,
Aku merasa dihidupkan dengan jiwa yang hangat,
Dengan tiupan keindahan dan semangat..
Walau kulihat lelah keriput mulai terlihat,
Dengan kesabaran Ia melukisan satu-satu kata kebaikan,
Penuh senyum menyambut lukisan yang dibuatnya tanpa
satupun halaman terlewat,
Dan aku mulai membaca lembaran-lembarannya,
Diantara lekuk ukiran indah nan kuat,
Ia berkutat dengan lambang dan motif-motif lika liku jalan,
Dengan konsep alam yang ada disekeliling semesta,
Untuk tetap berjuang mempertahankan kesederhanaan di
kehidupan,
Dan sebuah cita-cita sederhana Ia menikmatinya
- Puisi Hari Batik Nasional 2025
Judul: Batik
Karya: Nurhaida, Balai Bahasa Provinsi Aceh
Corakmu beragam
Dari Aceh sampai Papua
Dalam warna-warna yang indah
Warisan bangsa yang sangat berharga
Hasil ketekunan para pengrajin
Hari ini 2 Oktober
Hari Batik Nasional
Selamat Hari Batik
Mari kita bersama menjaga warisan Bangsa
Editor : Hernawati