Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

ChatGPT Kini Punya Dua Otak: Mode Instant dan Thinking di GPT-5.1 Bikin Percakapan seperti Manusia Asli

Dwi Puspitarini • Kamis, 13 November 2025 | 16:31 WIB

 

Ilustrasi ChatGPT.
Ilustrasi ChatGPT.

KALTIMPOST.ID, OpenAI resmi memperkenalkan GPT-5.1, versi terbaru ChatGPT yang dirancang bukan hanya untuk menjawab cepat tapi juga untuk berpikir sebelum menjawab.

Peluncuran ini menandai langkah besar menuju AI yang terasa lebih “hidup”, dengan percakapan yang kini terdengar jauh lebih alami dan personal.

GPT-5.1 membawa dua mode baru yang benar-benar mengubah cara kita berinteraksi dengan ChatGPT:

  1. GPT-5.1 Instant – mode ini fokus untuk menjawab dengan cepat dan ringan. Cocok untuk pertanyaan singkat seperti “berapa cuaca hari ini?” atau “ide caption Instagram.”
  2. GPT-5.1 Thinking – mode yang didesain untuk menganalisis lebih dalam. Ia bisa menimbang konteks, menilai tingkat kesulitan pertanyaan, dan menyesuaikan waktu berpikir agar hasilnya lebih logis dan akurat.

Dengan sistem otomatis, ChatGPT kini bisa memutuskan sendiri kapan perlu berpikir cepat dan kapan harus berhenti sejenak untuk menganalisis lebih dalam.

 Baca Juga: Google Photos Kini Bisa Ubah Foto Jadi Karya Seni AI, Begini Cara Kerjanya!

Delapan Kepribadian Baru, Sesuai Mood Pengguna

OpenAI juga memperkenalkan 8 gaya kepribadian yang bisa dipilih pengguna:
Default, Professional, Friendly, Candid, Quirky, Efficient, Nerdy, dan Cynical.

Dengan ini, ChatGPT bisa terdengar seperti rekan kerja profesional, sahabat santai, atau bahkan sosok humoris tergantung kebutuhanmu.

Pengguna bahkan bisa mengatur seberapa ekspresif atau formal gaya jawabannya, termasuk apakah ingin memakai emoji atau tidak.

“Kami ingin AI yang bukan hanya pintar, tapi juga menyenangkan diajak bicara,” ujar Fidji Simo, CEO divisi aplikasi OpenAI.

 Baca Juga: Apa Itu Affinity? Satu Aplikasi, Tiga Fungsi: Platform Baru Ini Bisa Gantikan Banyak Software Desain

AI yang Bisa Menilai Dirinya Sendiri

GPT-5.1 tak lagi sekadar menuruti perintah. Kini, model ini menilai tingkat kompleksitas pertanyaan dan menyesuaikan kedalaman jawabannya.

Artinya, jika kamu meminta penjelasan rumit seperti “bedakan relativitas Einstein dan kuantum,” GPT-5.1 akan otomatis mengaktifkan mode Thinking dan memberikan jawaban mendalam tapi tetap dengan bahasa yang mudah dipahami.

Sebaliknya, jika kamu hanya butuh jawaban cepat seperti “berapa kilometer dari Jakarta ke Bandung,” AI akan langsung menjawab tanpa bertele-tele.

 Baca Juga: Photoshop Terancam? Ini Alasan Kenapa Alternatif Ini Justru Naik Daun

Lebih Konsisten dan Patuh pada Instruksi

Salah satu kelemahan GPT-5 sebelumnya adalah kesulitan mengikuti instruksi spesifik, seperti “buat artikel 250 kata” atau “gunakan gaya bahasa formal.”

Di GPT-5.1, hal ini jauh lebih konsisten. Model Thinking secara signifikan meningkatkan kemampuan AI dalam mengikuti arahan kompleks dan menjaga struktur tulisan.

Salah satu perubahan paling terasa adalah nada percakapan GPT-5.1. Kalimatnya kini terdengar lebih manusiawi tidak lagi kaku atau terlalu formal.

ChatGPT belajar memahami nada dan emosi di balik konteks pertanyaan, sehingga responsnya terasa lebih “hidup”.

Kamu bahkan bisa meminta model bicara dengan gaya tertentu, misalnya:

“Jelaskan ini dengan nada santai,”
“Bicara seperti mentor yang sabar,” atau
“Gunakan bahasa seperti teman ngobrol di kafe.”

 Baca Juga: Cukup Upload Foto, Tanpa Prompt! Begini Cara Edit Gambar Otomatis di Hugging Face Anti-Ribet

Peluncuran Bertahap untuk Semua Pengguna

GPT-5.1 mulai diluncurkan untuk pengguna Pro, Plus, Go, dan Business minggu ini, sementara pengguna gratis akan segera mendapatkannya setelah tahap awal selesai.

Model ini juga akan tersedia di API dalam waktu dekat agar bisa diintegrasikan oleh pengembang ke berbagai aplikasi lain. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#fitur baru chatgpt #ChatGPT Terbaru #ChatGPT 2025 #Mode Thinking #openai #ChatGPT #Mode Instant #fitur baru chatgpt 5