Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bukan Sekadar Tradisi, Ini 13 Mitos Tahun Baru yang Diyakini Bawa Keberuntungan

Uways Alqadrie • Selasa, 30 Desember 2025 | 18:35 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pergantian tahun selalu diiringi ledakan harapan. Di berbagai belahan dunia, harapan itu kerap diwujudkan lewat mitos dan ritual yang diwariskan lintas generasi—dari meja makan hingga ambang pintu rumah.

Di Spanyol, 12 butir anggur ditelan berkejaran dengan dentang jam. Di Amerika Latin, koper dibawa berkeliling rumah demi impian bepergian. Sementara di Filipina, motif polkadot dipilih karena menyerupai koin, simbol rezeki yang terus berputar.

Ritual serupa hadir di Yunani dengan memecahkan buah delima, di Skotlandia lewat tradisi orang pertama yang masuk rumah, hingga di Brasil dengan busana putih dan lompatan ombak di tepi pantai.

Masing-masing budaya menyematkan makna keberuntungan, kesejahteraan, dan perlindungan pada tindakan-tindakan sederhana itu.

Sebagian mitos juga berbentuk pantangan. Unggas bersayap dihindari karena dipercaya membawa kaburnya keberuntungan, sementara daging babi justru dipilih sebagai simbol kemajuan.

Ada pula kepercayaan untuk tidak menghabiskan makanan, tanda harapan akan kelimpahan di masa depan.

Tak ada dasar ilmiah di balik keyakinan-keyakinan tersebut. Namun mitos tahun baru bertahan bukan karena logika, melainkan karena fungsinya: memberi rasa aman, menenangkan kegelisahan, dan menghadirkan makna saat manusia menutup satu bab waktu dan membuka lembaran berikutnya.

1. Dua Belas Anggur Penentu Bulan

Di sejumlah negara Eropa Selatan, anggur dimakan satu per satu saat pergantian tahun. Setiap butir dianggap mewakili nasib satu bulan ke depan.

2. Kacang dan Sayuran Hijau sebagai Lambang Uang

Masyarakat Amerika Selatan bagian selatan percaya kacang melambangkan koin, sementara daun hijau menyerupai lembaran uang.

3. Koper Keliling Rumah

Di Amerika Latin, koper dibawa berkeliling sebagai simbol harapan perjalanan dan mobilitas di tahun baru.

4. Delima yang Dipecahkan di Ambang Pintu

Dalam tradisi Yunani, delima dipecahkan agar bijinya menyebar—tanda kesuburan dan kelimpahan.

5. Membuka Pintu dan Jendela

Kepercayaan lama di Irlandia menyebut udara baru perlu diberi jalan masuk saat tahun berganti.

6. Busana Bermotif Bulat

Motif polkadot di Filipina dipilih karena menyerupai koin, lambang kemakmuran yang berulang.

7. Tamu Pertama Penentu Nasib

Tradisi Skotlandia menilai orang pertama yang datang setelah tengah malam membawa isyarat baik atau buruk setahun penuh.

8. Warna Pakaian Dalam yang Bermakna

Merah, hijau, hingga biru dipercaya membawa cinta, kekayaan, atau kesehatan—tergantung warnanya.

9. Pantangan Unggas Bersayap

Unggas dihindari karena dianggap membuat keberuntungan “terbang pergi”.

10. Daging Babi sebagai Simbol Kemajuan

Di sejumlah negara Eropa, babi dilihat sebagai lambang kemakmuran dan langkah maju.

11. Lompatan Awal Tahun

Melompat tepat saat tahun berganti dipercaya menjadi simbol keberanian memulai hidup baru.

12. Busana Putih dan Ombak Laut

Di Brasil, putih dikenakan untuk memohon perlindungan, sering disertai ritual melompati ombak.

13. Menyisakan Makanan di Piring

Sisa makanan dianggap penanda rezeki yang tak putus sepanjang tahun.

Editor : Uways Alqadrie
#perayaan tahun baru 2026 #tahun baru 2026 #tradisi tahun baru #mitos tahun baru