BALIKPAPAN - Pengguna kendaraan bermotor bisa turut menjaga performa kendaraan dari hal-hal kecil. Seperti tips dan edukasi kali ini yang dibagikan Astra Motor Kaltim 1 untuk perawatan sepeda motor yang benar.
Konsumen tidak disarankan mencuci motor saat kondisi mesin masih panas. Sebab kebiasaan yang tidak disadari ini dapat menimbulkan dampak serius pada performa dan keawetan kendaraan.
Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1 Rangga Noviar menuturkan, mencuci motor ketika mesin masih panas dapat memicu thermal shock. “Perubahan suhu ekstrem yang berisiko menyebabkan retak halus pada komponen mesin,” katanya.
Mulai dari blok mesin, kepala silinder, dan knalpot. Tak hanya itu, air yang masuk ke area kelistrikan saat komponen masih panas berpotensi menimbulkan korsleting maupun gangguan pada sensor dan ECU.
“Kondisi panas juga membuat cat dan finishing bodi lebih rentan rusak,” ucapnya. Rangga menjelaskan, siraman air dingin dapat menyebabkan cat menjadi kusam, belang, hingga mengelupas.
Lebih lanjut, perubahan suhu ekstrem juga mempercepat proses oksidasi yang memicu karat pada baut, rangka, dan knalpot. “Jika terus dibiarkan performa mesin dapat terganggu, mulai dari brebet hingga sulit dihidupkan,” bebernya.
Kegiatan edukasi perawatan motor yang benar masih terus digencarkan kepada konsumen. Mengingat masih banyak pengendara yang belum menyadari tentang hal tersebut.
“Kami mengimbau konsumen untuk memberi jeda sekitar 30 menit hingga mesin benar-benar dingin sebelum dicuci,” tuturnya. Dengan begitu motor tetap awet, performa terjaga, dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Serta melakukan perawatan dan pemeriksaan rutin di AHASS (Astra Honda Authorized Service Station). “Perawatan sesuai standar Honda, sepeda motor dapat kembali digunakan secara optimal dan nyaman,” imbuhnya.
Astra Motor Kaltim 1 berkomitmen menghadirkan layanan terbaik dan meningkatkan kesadaran konsumen. Bahwa penting memberi perawatan sepeda motor yang tepat.
Editor : Muhammad Ridhuan