Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jangan Sampai Kalap! Inilah Batas Aman Konsumsi Gorengan saat Berbuka agar Kolesterol Tetap Terjaga

Ari Arief • Sabtu, 21 Februari 2026 | 17:20 WIB

Batasi menu gorengan untuk berbuka puasa agar tubuh tetap sehat.
Batasi menu gorengan untuk berbuka puasa agar tubuh tetap sehat.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Gorengan seolah sudah menjadi menu wajib bagi masyarakat Indonesia saat berbuka puasa.

Teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih memang sangat menggoda setelah seharian menahan lapar.

Namun, di balik kelezatannya, ada ancaman kesehatan yang mengintai jika dikonsumsi tanpa kendali.

Berdasarkan ulasan kesehatan terbaru, gorengan mengandung kadar lemak jenuh dan lemak trans yang tinggi.

Jika dikonsumsi secara berlebihan saat perut kosong, hal ini dapat memicu lonjakan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Selain itu, gorengan bersifat sulit dicerna, sehingga bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti perut kembung atau rasa panas di dada (heartburn) setelah berbuka.

Baca Juga: Optimalkan Tumbuh Kembang Anak, Tips Ahli Gizi dalam Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

Berapa Batas Amannya?

Para ahli gizi menyarankan untuk tidak menjadikan gorengan sebagai menu utama saat berbuka.

Berikut adalah panduan agar tetap sehat. Maksimal 1-2 potong atau batasi konsumsi hanya satu sampai dua buah saja dalam satu waktu makan.

Jangan setiap hari, hindari menjadikan gorengan sebagai rutinitas harian. Selingi dengan menu takjil yang lebih sehat seperti buah potong atau kurma. 

Perhatikan cara memasak jika membuat sendiri di rumah, gunakan minyak yang masih baru dan jangan gunakan minyak yang sudah menghitam (minyak jelantah).

Baca Juga: Menu Sahur Sehat Anti Ngantuk, Ini Kunci agar Tetap Segar saat Puasa

Tips Berbuka Puasa yang Lebih Sehat

Agar tubuh tidak kaget dan kadar lemak tetap stabil, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut. 

Awali dengan air putih dan serat. Yaitu, minumlah air putih dan makanlah 3 butir kurma untuk mengembalikan energi secara alami.

Jika terpaksa makan gorengan, gunakan tisu pengesat minyak untuk mengurangi sisa lemak yang menempel.

Jangan lupa pula imbangi dengan sayuran, yakni memastikan saat makan besar nanti, asupan serat dari sayur-sayuran ditingkatkan untuk membantu mengikat lemak dalam tubuh.

Dengan membatasi asupan makanan berminyak, Anda tidak hanya menjaga angka kolesterol tetap aman, tetapi juga memastikan tubuh tetap bugar hingga hari kemenangan tiba.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#perut kembung #berbuka puasa #kolesterol #gorengan