KALTIMPOST.ID, Terlihat awet muda memang menjadi dambaan setiap orang. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan menjaga kesehatan baik luar maupun dalam dengan sebaik-baiknya.
Namun sayangnya di tengah kesibukan sehari-hari, kita sering tak menyadari kebiasaan buruk kecil yang diam-diam mencuri kesegaran, energi, dan suasana hati.
Kebiasaan buruk ini mungkin tampak tidak berbahaya, tapi jika dilakukan terus-menerus bisa membuat kita terlihat dan merasa lebih tua dari usia sebenarnya.
Lantas apa saja kebiasaan yang memicu penuaan? Yuk disimak!
1. Cahaya Biru dari Layar Rusak Kualitas Tidur
Banyak orang punya kebiasaan scrolling di malam hari. Padahal, cahaya biru dari layar gadget bisa menghambat produksi melatonin — hormon yang mengatur tidur.
Karena hal ini, kamu bisa mengalami insomnia, kulit kusam, kantung mata, kelelahan, bahkan berat badan naik.
Untuk bangun dengan tampilan lebih segar, coba matikan gadget setidaknya satu jam sebelum tidur agar tubuh punya waktu untuk memulihkan diri.
2. Hindari Kebiasaan Minum Pakai Sedotan
Sedotan plastik bukan hanya buruk bagi lingkungan, tapi juga bisa berdampak pada penampilan.
Menurut Dr. Joseph Cruise, penggunaan sedotan secara terus-menerus bisa menimbulkan garis-garis halus di sekitar bibir.
Solusinya sederhana: minumlah langsung dari gelas, dan kalau bisa, hindari minuman manis agar lebih sehat dan segar.
3. Kurang Minum
Sebuah studi ilmiah membuktikan bahwa konsumsi air mineral yang cukup bisa berdampak langsung pada kondisi kulit. Air
yang mengandung mineral membantu menjaga hidrasi sekaligus memperbaiki struktur kulit dari dalam. Hasilnya, kulit tampak lebih sehat, segar, dan terawat alami.
4. Postur Tubuh Buruk Bisa Bikin Terlihat Lebih Tua
Apakah kamu sering membungkuk, menyilangkan tangan di dada, atau berjalan sambil menunduk?
Gerakan tubuh seperti ini dapat membuatmu tampak lebih tua beberapa tahun. Tanpa mengucap sepatah kata pun, tubuhmu sudah "berbicara".
Dengan berdiri tegak dan bergerak percaya diri, kamu memancarkan energi muda yang segar. Seolah-olah kamu sudah mendapatkan facelift gratis hanya dari bahasa tubuh yang baik.
5. Stres Meningkat
Stres jadi bagian alami dari kehidupan. Masalah baru akan timbul jika tekanan tersebut berubah menjadi stres kronis yang membuat tubuh kesulitan untuk kembali ke kondisi rileks dan tenang.
Beban kumulatif yang menumpuk saat tubuh terus beradaptasi dengan stres dikenal sebagai beban alostatik.
Tingginya angka ini berkaitan dengan penanda penuaan biologis dan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular.
Karena mustahil menghilangkan stres sepenuhnya, maka berikanlah jeda singkat setiap hari, seperti latihan pernapasan dalam, jalan-jalan sejenak, menulis jurnal, peregangan, atau sekadar menjauh dari ponsel.