KALTIMPOST.ID - Keberadaan hewan di ruang mesin mobil sering kali dianggap sepele. Padahal, kondisi ini dapat membahayakan hewan sekaligus berisiko menyebabkan kerusakan pada kendaraan.
Ruang mesin yang hangat dan tertutup menjadi tempat ideal bagi sejumlah hewan untuk berlindung. Tikus, ular, hingga kucing kerap memanfaatkan area tersebut sebagai tempat bersembunyi atau bersarang.
Tikus misalnya, dapat menggigit kabel dan komponen kelistrikan mobil. Kerusakan ini berpotensi mengganggu sistem kendaraan dan menimbulkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Selain tikus, ular juga dapat masuk ke ruang mesin untuk mencari tempat yang aman. Kehadiran ular tentu berisiko membahayakan pemilik kendaraan saat membuka kap mesin.
Sementara itu, kucing yang sering naik ke ruang mesin berpotensi merusak beberapa komponen. Cakar atau aktivitas hewan tersebut dapat memengaruhi kondisi selang dan bagian lain di sekitar mesin.
Baca Juga: Libur Sekolah, Tiket Kapal Pelni di Loktuan Ludes untuk Empat Keberangkatan
Agar kendaraan tetap aman dan performanya terjaga, pemilik mobil perlu melakukan langkah pencegahan secara rutin.
Berikut beberapa cara yang berhasil dirangkum redaksi Kaltim Post untuk mencegah hewan masuk ke ruang mesin mobil:
- Periksa Ruang Mesin Secara Berkala
Pemeriksaan rutin menjadi langkah paling sederhana untuk mencegah hewan bersarang. Pemilik kendaraan disarankan membuka kap mesin secara berkala, terutama jika mobil jarang digunakan.
Perhatikan adanya jejak kaki, kotoran hewan, atau tumpukan daun dan ranting kering. Benda-benda tersebut sering menjadi tanda adanya aktivitas hewan di ruang mesin.
- Hindari Parkir di Area Kotor
Lokasi parkir sangat memengaruhi kemungkinan hewan mendekati kendaraan. Hindari memarkir mobil di dekat tempat sampah, saluran air, atau gudang yang jarang digunakan.
Tempat-tempat tersebut biasanya menjadi habitat berbagai hewan. Sebaiknya kendaraan diparkir di garasi yang bersih dan tertutup.
- Rutin Menyalakan dan Menggunakan Mobil
Hewan cenderung menyukai tempat yang tenang dan jarang terganggu. Karena itu, mobil yang lama tidak digunakan lebih berisiko menjadi sarang hewan.
Menyalakan mesin atau mengendarai mobil secara rutin dapat mengurangi kemungkinan hewan menetap di ruang mesin. Aktivitas kendaraan membuat area tersebut tidak nyaman untuk dijadikan tempat berlindung.
- Pastikan Penutup Bawah Mesin Terpasang Baik
Mobil umumnya dilengkapi penutup bagian bawah ruang mesin. Komponen ini berfungsi melindungi mesin dari air, debu, dan benturan benda asing saat berkendara.
Selain itu, penutup bawah juga membantu menghalangi hewan berukuran lebih besar masuk ke ruang mesin. Pastikan bagian ini terpasang rapat dan tidak longgar.
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut, risiko kerusakan akibat hewan dapat diminimalkan. Mobil pun tetap dalam kondisi prima dan siap digunakan dengan aman serta nyaman kapan saja.
Editor : Agus Prayitno