Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jangan Dipaksa! Lakukan 5 Hal Ini untuk Atasi Ngantuk Saat Mengemudi

Dwi Puspitarini • Jumat, 26 Juni 2026 | 05:24 WIB
Ilustrasi seorang wanita dalam kondisi mengantuk saat sedang menyetir.
Ilustrasi seorang wanita dalam kondisi mengantuk saat sedang menyetir.

KALTIMPOST.ID - Rasa kantuk saat mengemudi merupakan salah satu pemicu utama kecelakaan lalu lintas yang fatal akibat menurunnya konsentrasi dan kecepatan reaksi tubuh. Untuk mencegahnya, pengemudi wajib memastikan kecukupan waktu tidur minimal 7 jam sebelum bepergian, segera menepi untuk beristirahat selama 20 menit jika mulai mengantuk, serta menghindari jam-jam rawan kantuk seperti sore dan dini hari.

Mengantuk di balik kemudi dapat menyerang siapa saja. Namun, risiko ini jauh lebih tinggi pada pekerja shift, sopir profesional, penderita gangguan tidur, serta orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan dengan efek samping kantuk.

Tubuh manusia secara alami mengalami penurunan kewaspadaan pada waktu-waktu tertentu, sehingga berkendara dalam kondisi lelah bisa berakibat fatal. Pengemudi sering kali tidak sadar bahwa mereka telah melewatkan rambu jalan atau bahkan keluar dari jalur yang seharusnya.

Bahaya Microsleep dan Tanda Kantuk yang Harus Diwaspadai

Pengemudi harus peka terhadap sinyal yang diberikan oleh tubuh. Beberapa tanda bahwa Anda sudah tidak layak mengemudi antara lain sering menguap, kelopak mata terasa berat, sulit mengingat rute beberapa kilometer terakhir yang baru saja dilewati, hingga melewatkan rambu lalu lintas secara tidak sengaja.

Jika tanda-tanda ini diabaikan, pengemudi berisiko mengalami microsleep, yaitu kondisi di mana seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa disadari. Walaupun hanya berlangsung singkat, microsleep sangat mematikan karena kendaraan yang tetap melaju tanpa kendali dapat memicu tabrakan fatal dalam sekejap mata.

Jika Anda sudah mulai merasakan gejala ini, solusi terbaiknya adalah segera mencari tempat yang aman untuk menepi dan tidur sejenak sekitar 20 menit guna mengembalikan fokus.

Langkah Penting Mencegah Ngantuk Selama Perjalanan

Berdasarkan rekomendasi dari Sleep Foundation, terdapat beberapa langkah penting dan daftar aturan yang harus dipersiapkan oleh pengemudi agar kondisi tubuh tetap prima selama di perjalanan:

Tidur Cukup Sebelum Berkendara: Orang dewasa membutuhkan tidur minimal tujuh jam di malam hari sebelum mengemudi agar konsentrasi tetap terjaga tajam.

Hindari Alkohol dan Obat Penenang: Selalu periksa efek samping obat yang Anda konsumsi. Hindari menyetir setelah meminum obat alergi atau obat penenang yang memicu kantuk.

Atur Waktu Perjalanan dengan Bijak: Sebisa mungkin hindari berkendara pada sore hari atau saat dini hari (antara pukul 00.00 hingga 06.00), karena pada waktu tersebut jam biologis tubuh cenderung menurunkan tingkat kewaspadaan.

Disiplin Menerapkan Pola Tidur Sehat: Jaga kualitas tidur jangka panjang dengan cara tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, membatasi penggunaan gawai sebelum tidur, mengurangi kopi atau kafein di malam hari, serta rutin berolahraga. (*)

Editor : Dwi Puspitarini
#mengantuk #microsleep #mengemudi #konsentrasi #kecelakaan