Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Karakter Orang yang Diam saat Marah: Bukan Pendendam, Ini Sisi Lain Kepribadiannya yang Ternyata Mengesankan

Almasrifah • Selasa, 30 Juni 2026 | 06:22 WIB
Karakter seseorang yang pilih diam saat marah. (AI ChatGPT)
Karakter seseorang yang pilih diam saat marah. (AI ChatGPT)

KALTIMPOST.ID, Ada orang yang langsung meluapkan emosi saat marah. Namun, tidak sedikit pula yang memilih diam, menghindari perdebatan, bahkan sulit mengucapkan sepatah kata pun.

Menurut psikologi, sikap diam saat marah ternyata dapat memberi gambaran mengenai cara seseorang mengelola emosi, meski tidak bisa dijadikan patokan mutlak untuk menilai kepribadiannya.

American Psychological Association (APA) menjelaskan bahwa kemarahan merupakan emosi yang normal. Yang membedakan setiap individu adalah cara mereka merespons dan mengelolanya.

Sementara itu, psikolog James J. Gross dari Stanford University menyebut sebagian orang sengaja menahan respons emosional untuk memberi waktu berpikir sebelum bertindak.

Lantas, kepribadian seperti apa yang biasanya dimiliki orang yang memilih diam saat marah?

1. Cenderung Berpikir Sebelum Bertindak

Orang yang diam saat marah umumnya tidak ingin mengambil keputusan secara emosional. Mereka memilih menenangkan diri terlebih dahulu agar tidak mengatakan sesuatu yang disesali kemudian hari.

Kepribadian ini biasanya identik dengan sikap tenang, penuh pertimbangan, dan tidak impulsif.

2. Memiliki Kontrol Diri yang Baik

Diam bisa menjadi tanda seseorang mampu mengendalikan emosinya. Mereka sadar bahwa kemarahan yang diluapkan secara berlebihan justru dapat memperkeruh keadaan.

Namun, kontrol diri yang baik berbeda dengan memendam emosi. Jika perasaan terus ditekan tanpa pernah disampaikan, dampaknya justru bisa kurang baik bagi kesehatan mental.

3. Tidak Menyukai Konflik

Sebagian orang memilih diam karena tidak nyaman dengan pertengkaran. Mereka lebih suka menyelesaikan masalah setelah situasi mereda daripada berdebat saat emosi sedang memuncak.

Orang dengan karakter ini biasanya lebih mengutamakan keharmonisan hubungan.

4. Sangat Peka terhadap Perasaan Orang Lain

Sikap diam juga bisa muncul karena seseorang takut ucapannya menyakiti orang lain. Mereka cenderung memiliki empati tinggi dan berhati-hati dalam berbicara.

Akibatnya, mereka lebih memilih menyimpan emosi sementara hingga mampu menyampaikannya dengan cara yang lebih baik.

5. Terbiasa Memendam Perasaan

Tidak semua diam saat marah merupakan hal positif. Menurut Mayo Clinic, sebagian orang memilih diam karena terbiasa menekan emosi sejak kecil atau merasa pendapatnya tidak akan didengarkan.

Jika terjadi terus-menerus, kebiasaan ini dapat meningkatkan stres, kecemasan, hingga memengaruhi hubungan sosial.

6. Cenderung Introvert

Orang dengan kepribadian introvert umumnya lebih sering memproses emosi di dalam dirinya sebelum berbicara. Mereka membutuhkan waktu untuk memahami apa yang sebenarnya dirasakan.

Meski demikian, tidak semua introvert akan diam saat marah, begitu pula tidak semua orang yang diam saat marah adalah introvert.

7. Sulit Mengungkapkan Perasaan

Ada pula orang yang sebenarnya ingin menjelaskan isi hatinya, tetapi kesulitan menemukan kata-kata saat emosi sedang memuncak.

Bagi mereka, diam bukan berarti tidak peduli, melainkan karena membutuhkan waktu untuk menyusun pikiran.

Editor : Almasrifah
#Diam saat Marah #Berpikir Sebelum Bertindak #Kontrol Diri #kepribadian #karakter