KALTIMPOST.ID, Kehamilan pada perempuan memang unik. Ada yang hamilnya mulus saja tanpa gangguan mual dan muntah, tapi tak sedikit calon ibu yang mengalami berbagai gejala "aneh".
Gejala-gejala tersebut berupa perut kembung, gusi berdarah, penglihatan buram, sampai hidung mampet tanpa sebab.
Eits tapi deretan gejala aneh ini rupanya wajar dan dialami oleh banyak perempuan loh.
Berikut perubahan-perubahan tubuh yang dapat terjadi selama kehamilan:
1. Sering Kentut dan Bersendawa
Di kala hamil, hormon progesteron membuat sistem pencernaan mama bekerja lebih lambat. Akibatnya, gas menumpuk di perut dan bikin Mama sering kentut, bersendawa, atau merasa kembung. Kondisi ini biasanya makin terasa di trimester pertama dan ketiga.
2. Sembelit
Sembelit jadi salah satu keluhan paling umum selama kehamilan. Hormon kehamilan memperlambat kerja usus agar nutrisi bisa terserap sempurna untuk janin, tapi efeknya bikin buang air besar jadi sulit dan tidak teratur.
3. Muncul garis gelap di perut
Garis vertikal berwarna gelap di perut mama disebut linea nigra, dan ini hal yang normal selama hamil. Hormon estrogen meningkatkan produksi melanin sehingga membuat kulit perut tampak lebih gelap.
4. Gusi berdarah
Ibu hamil mungkin mendapati, bersamaan dengan bagian tubuh lainnya, gusi ikut membengkak selama masa kehamilan berkat perubahan kadar estrogen dan progesteron, serta peningkatan aliran darah.
Bila bumi mengalami perdarahan gusi yang signifikan, bahkan saat tidak sedang menyikat gigi, segeralah periksa ke dokter gigi.
5. Hidung tersumbat
Dokter spesialis kandungan di Minnesota, AS, Laura Dean, MD, menuturkan, hidung tersumbat pada ibu hamil bisa terjadi karena bagian dalam lapisan hidung membengkak karena hormon.
“Pembengkakan itu mengurangi area sirkulasi udara, yang membuat hidung terasa mampet,” kata dr. Dean.
6. Penglihatan kabur
Ibu hamil mungkin berpikir butuh kacamata baru, tetapi masalah penglihatan selama kehamilan adalah efek samping lain dari retensi cairan.
“Saat hamil, kamu membengkak di seluruh tubuh, dan itu bisa memengaruhi mata,” kata dokter spesialis kandungan di Orlando, AS, Christine Greves, M.D..
Lensa dan kornea dapat menebal, dan tekanan bola mata mungkin berubah. Namun, karena penglihatan kabur tidak selalu normal, segera laporkan ke dokter untuk memastikan itu bukan tanda preeklamsia.
7. Puting dan payudara terasa gatal
Saat hamil, payudara membesar sebagai persiapan menyusui. Kulit yang meregang dan perubahan hormon bisa menyebabkan rasa gatal atau perih di area dada.
8. Ukuran kaki membesar
Kaki dan pergelangan kaki bumil mungkin hanya bengkak saat ini, tetapi setelah melahirkan, beberapa orang mendapati kaki mereka benar-benar bertambah besar.
Ini disebabkan oleh hormon relaxin yang melonggarkan ligamen di panggul untuk jalan lahir bayi. Hormon ini juga memberikan efek jangka panjang pada sendi kaki, menyebabkannya menjadi lebih rata, lebar, atau Panjang.
9. Sering buang air kecil atau mengompol
Rahim yang makin membesar bisa menekan kandung kemih, membuat ibu hamil lebih sering buang air kecil. Kadang, tawa kecil atau batuk pun bisa menyebabkan kebocoran urine ringan.
10. Kesemutan di area intim
darah ekstra yang dipompa untuk mendukung pertumbuhan bayi dapat memberikan tekanan tambahan pada saraf di sekitarnya, terutama di akhir kehamilan saat rahim semakin membesar.
Hal ini kerap memicu sensasi kesemutan di paha hingga area intim.
Editor : Hernawati