KALTIMPOST.ID,JAKARTA–Membayangkan sepasang buah melon dijual setara harga satu unit mobil baru kelas menengah bukan lagi sekadar isapan jempol. Dalam lelang perdana musim panen 2026 di Jepang, sepasang melon jenis Yubari King mencatatkan rekor fantastis usai terpesan seharga 5,8 juta yen, atau setara Rp 658 juta.
Di balik harganya yang melangit, Yubari King bukanlah melon biasa. Buah ini merupakan varietas premium yang dibudidayakan secara eksklusif di Kota Yubari, Prefektur Hokkaido—sebuah kawasan kecil berpopulasi kurang dari 10 ribu jiwa dengan paparan tanah vulkanik subur dari Gunung Tarumae.
Proses penanaman yang teramat rumit dan sarat presisi menjadi alasan utama melon hasil persilangan cantaloupe ini dihargai mahal. Di dalam rumah kaca berpemanas, para petani merawat setiap bibit secara intensif. Guna menjaga estetika, setiap buah diletakkan di atas alas khusus agar tidak menyentuh tanah dan bentuknya tetap bulat simetris. Intensitas sinar matahari pun diukur ketat agar pola jaring putih khas pada kulitnya terbentuk sempurna.
"Keistimewaan Yubari King terletak pada standar kualitasnya yang nyaris tanpa cela. Mulai dari bentuk, aroma, tekstur daging yang minim serat, hingga tingkat kemanisan yang wajib menembus di atas 10 hingga 13 derajat Brix," tulis laporan penelusuran standar kualitas buah tersebut.
Sebelum dilepas ke pasar, tim penilai independen akan menguji setiap melon. Jika ditemukan cacat sedikit saja pada pola jaring kulit atau tingkat kemanisan yang kurang, buah dipastikan gugur dan tidak berhak menyandang predikat Yubari King.
Di Jepang sendiri, buah premium memiliki nilai sosial yang tinggi sebagai simbol penghormatan dan apresiasi. Yubari King kerap dijadikan bingkisan mewah bagi relasi bisnis maupun tokoh yang dihormati.
Meski harga lelang awal musim kerap menyasar angka ratusan juta rupiah akibat aksi buru para kolektor, untuk konsumsi harian masyarakat lokal, melon Yubari tingkat reguler sebenarnya dibanderol pada kisaran 4.000 hingga 5.000 yen per buah (sekitar Rp 450 ribu–Rp 560 ribu).
Di luar status mewahnya, Yubari King tetaplah komoditas bernutrisi tinggi yang kaya vitamin A, C, kalium, dan antioksidan. Kendati demikian, daya pikat utamanya tetap terletak pada nilai prestise, tradisi ketekunan petani Hokkaido, serta simbol kesempurnaan cita rasa.(*)
Editor : Thomas Priyandoko