Tak Perlu Perawatan Mahal, Ikuti 7 Cara Ampuh Atasi Kaki Pecah-Pecah agar Kembali Halus dan Sehat

Hernawati • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:25 WIB
Ilustrasi kaki pecah-pecah.
Ilustrasi kaki pecah-pecah.

KALTIMPOST.ID, Kaki merupakan bagian tubuh yang seringkali luput dari perhatian.

Padahal, hampir setiap hari kaki bekerja keras menopang tubuh, berjalan, berlari, hingga berdiri berjam-jam. Sayangnya, perawatan kaki sering dianggap sepele.

Tak jarang kita lebih fokus pada wajah atau tangan, sementara kaki dibiarkan kering, kasar, bahkan pecah-pecah.

Kulit kaki yang pecah-pecah tidak hanya mengganggu penampilan, tapi juga bisa menimbulkan rasa sakit dan risiko infeksi bila tidak dirawat dengan baik. Dan ini dapat cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Namun, Anda jangan khawatir. masalah ini bisa diatasi di rumah tanpa perlu perawatan mahal.

Yuk, simak panduan lengkap cara mengatasi kaki pecah-pecah berikut ini agar langkah kakimu kembali nyaman dan mulus!

Tips Menghaluskan Kaki Pecah-Pecah

1.  Rendam kaki dengan air hangat

Merendam kaki dengan air hangat selama 10–15 menit dapat membantu melembutkan kulit yang kasar. Untuk hasil lebih baik, tambahkan garam Epsom, minyak esensial, atau bahkan susu bubuk yang dipercaya dapat melembapkan kulit.

Ritual sederhana ini bisa dilakukan seminggu sekali sebagai relaksasi sekaligus perawatan.

2.  Angkat sel kulit mati dengan batu apung

Ketika kulit menjadi lebih lunak karena direndam, gunakan batu apung untuk membantu mengangkat lapisan kulit mati.

Lakukan gerakan memutar secara perlahan pada bagian yang kasar. Hindari menggosok terlalu keras karena dapat memicu iritasi dan memperparah kondisi kulit.

Eksfoliasi ringan yang dilakukan secara rutin dapat membantu mempercepat regenerasi kulit sehingga tumit terlihat lebih halus.

3.  Eksfoliasi mengangkat kulit mati

Eksfoliasi jadi kunci untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di telapak kaki. Gunakan foot scrub berbahan alami seperti gula, kopi, atau garam laut yang dicampur minyak alami.

Lakukan pijatan lembut di area tumit yang biasanya paling tebal. Eksfoliasi sebaiknya dilakukan 2–3 kali seminggu untuk hasil maksimal.

4.  Oleskan Pelembap

Segera segera aplikasikan pelembap saat kondisi kulit masih terasa lembap (ampuh mengunci air).

Pilih pelembap kaki yang kaya akan kandungan nutrisi atau gunakan petroleum jelly. Oleskan secara tebal dan merata di area tumit yang retak-retak sembari dipijat perlahan agar kandungannya meresap sempurna ke dalam lapisan kulit.

5.  Kunci Kelembapan Maksimal dengan Kaus Kaki

Ini adalah trik rahasia paling ampuh yang sering dilewatkan banyak orang. Mengoleskan pelembap tidak cukup karena krim bisa dengan mudah menempel di lantai atau seprai saat kamu bergerak.

Usai mengoleskan pelembap sebelum tidur, pakai kaus kaki yang nyaman. Manfaat memakai kaus kaki setelah mengoleskan pelembap adalah untuk menciptakan efek "masker pembungkus" yang mengunci cairan pelembap agar tidak menguap.

Tekstur kaus kaki yang lembut juga melindungi kaki dari gesekan kain kasur. Saat terbangun di pagi hari, kamu akan merasakan kulit tumit yang jauh lebih kenyal dan lembut.

6.  Hindari berjalan tanpa alas kaki

Berjalan tanpa alas kaki memang terasa nyaman, tetapi kebiasaan ini dapat mempercepat hilangnya kelembapan alami kulit. Selain itu, tekanan langsung pada tumit juga dapat membuat retakan semakin dalam.

Gunakan sandal atau sepatu yang memiliki bantalan empuk untuk mengurangi tekanan pada bagian kaki, terutama jika Anda sering berdiri dalam waktu lama.

7.  Perbanyak konsumsi air putih

Kulit yang sehat tidak hanya dirawat dari luar, tetapi juga dari dalam. Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan kulit menjadi kering, termasuk pada area tumit.

Karena itu, pastikan tubuh mendapatkan kebutuhan cairan harian yang cukup. Selain membantu menjaga kelembapan kulit, minum air putih juga mendukung berbagai fungsi penting tubuh lainnya.

Editor : Hernawati
kaki pecah-pecah perawatan kaki kaki cara atasi kaki pecah-pecah