KALTIMPOST.ID, Saat kebakaran kualitas udara memburuk. Paparan asap kebakaran, terutama saat musim kemarau atau terjadi bencana alam, dapat menimbulkan berbagai ancaman kesehatan serius.
Mulai iritasi mata dan tenggorokan hingga masalah pernapasan yang lebih parah. Pasalnya, asap kebakaran mengandung partikel halus dan gas berbahaya yang perlu diwaspadai.
Baca Juga: Benarkah Haji Isam Ditunjuk Prabowo Pimpin Penanganan Karhutla di Kalteng? Ini Penjelasan Mensesneg
Menghadapi situasi ini, terdapat beberapa langkah konkret yang dapat diambil untuk meminimalkan risiko paparan asap. Apa saja, simak penjelasannya!
1. Menjauh dari sumber asap
Bila Anda berada di luar ruangan ketika terjadi kebakaran, segera menjauh dari sumber asap dan mencari lokasi dengan udara yang lebih bersih.
Hindari berkumpul atau berada di area yang menjadi jalur pergerakan asap akibat arah angin.
2. Batasi aktivitas di luar ruangan
Saat udara dipenuhi asap, batasi aktivitas di luar rumah. Aktivitas fisik berat, termasuk olahraga di luar ruangan, sebaiknya ditunda ketika kualitas udara memburuk.
Saat berolahraga, seseorang cenderung bernapas lebih cepat dan dalam sehingga jumlah udara yang masuk ke paru-paru meningkat. Kondisi tersebut dapat menyebabkan lebih banyak partikel asap terhirup.
3. Pakai masker
Bila harus keluar rumah saat udara berasap, gunakan respirator partikulat seperti N95 atau KN95 yang terpasang rapat di wajah.
Jenis masker tersebut lebih efektif menyaring partikel halus dibandingkan masker kain atau masker bedah biasa.
4. Jaga kualitas udara dalam rumah
Saat udara luar dipenuhi asap, tutup pintu dan jendela untuk mengurangi masuknya polutan ke dalam rumah.
Bila keuangan berlebih, Anda dapat membeli air purifier yang dilengkapi filter HEPA (High-Efficiency Particulate Air). Filter tersebut memiliki kemampuan menyaring partikel berukuran sangat kecil dari udara dalam ruangan.
5. Segera mandi dan Ganti pakaian
Setelah berada di lingkungan yang dipenuhi asap, segera membersihkan diri. Cuci muka, mandi, keramas, dan mengganti pakaian dapat membantu menghilangkan sisa partikel asap yang menempel pada tubuh dan pakaian.
6. Tutup celah yang memungkinkan asap masuk
Selain Selain menutup pintu dan jendela, periksa celah di sekitar pintu maupun jendela yang dapat menjadi jalur masuknya asap.
Celah tersebut dapat ditutup menggunakan kain atau penyekat untuk membantu mengurangi masuknya asap ke dalam rumah.
Editor : Hernawati