KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Apple akhirnya masuk ke persaingan ponsel layar lipat. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu memperkenalkan iPhone Duo, perangkat yang menjadi iPhone lipat pertama dalam jajaran produknya.
iPhone Duo membawa konsep berbeda dari iPhone konvensional. Ketika ditutup, perangkat memiliki layar luar 5,4 inci. Saat dibentangkan, pengguna mendapatkan layar berukuran 7,6 inci yang dirancang untuk mendukung aktivitas multitugas.
Apple membekali perangkat tersebut dengan chip generasi terbaru A20 Pro berbasis fabrikasi 2 nanometer. Sistem operasi yang digunakan adalah iOS 27.1, yang mendapat sejumlah penyesuaian untuk mengoptimalkan penggunaan pada layar lipat.
Baca Juga: Haji Isam Tawar 62 Persen Saham BYAN, Ada Nilai Rp52,6 Triliun di Baliknya
Dari sisi harga, iPhone Duo dipasarkan mulai USD 1.999 atau sekitar Rp35,2 juta untuk varian penyimpanan 256 GB di Amerika Serikat.
Apple membuka pemesanan awal pada 16 Oktober 2026. Penjualan resmi di sejumlah negara dimulai 23 Oktober 2026.
Layar 7,6 Inci dan Fitur Multitugas
Saat perangkat dalam kondisi tertutup, iPhone Duo mengandalkan layar Super Retina XDR berukuran 5,4 inci. Layar tersebut mendukung ProMotion dan Always-On Display dengan tingkat kecerahan luar ruangan hingga 3.000 nits.
Ketika dibuka, ukuran layar bertambah menjadi 7,6 inci. Panel bagian dalam juga membawa teknologi Super Retina XDR, ProMotion, Always-On Display, serta lapisan nano-texture untuk membantu mengurangi pantulan cahaya.
Apple merancang kedua layar dengan rasio aspek yang sama. Tujuannya agar tampilan konten tetap proporsional ketika berpindah dari layar luar ke layar dalam.
Salah satu fitur utama yang ditawarkan adalah Split View. Fitur ini memungkinkan dua aplikasi ditampilkan secara bersamaan dalam satu layar.
Pengguna juga dapat membuka dua jendela dari aplikasi yang sama, mengubah posisi aplikasi, hingga menyimpan kombinasi aplikasi yang sering digunakan.
Konsep tersebut membuat layar besar iPhone Duo tidak hanya berfungsi untuk menonton video atau membaca konten, tetapi juga menunjang pekerjaan dan multitugas.
Perangkat dapat diposisikan setengah terbuka untuk menonton video, melakukan panggilan FaceTime, maupun mengambil gambar tanpa bantuan tripod.
Baca Juga: Alphard Tabrak Lari, 13 Kendaraan Ringsek dalam Kecelakaan Beruntun di Surabaya
Ditenagai A20 Pro
Performa iPhone Duo disokong chip Apple A20 Pro dengan teknologi fabrikasi 2 nm.
Chip tersebut memiliki CPU enam core, GPU tujuh core, serta Neural Engine 16-core ganda. Apple mengklaim performanya lebih tinggi dibandingkan generasi sebelumnya, termasuk peningkatan kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan.
Untuk menjaga performa saat perangkat digunakan dalam waktu lama, Apple memasang sistem pendingin vapor chamber.
Apple mengklaim CPU A20 Pro hingga 20 persen lebih cepat dibandingkan A19 Pro. Sementara performa GPU disebut meningkat hingga 40 persen.
Klaim tersebut tetap perlu diuji melalui penggunaan dan pengujian independen untuk mengetahui performa sebenarnya.
Kamera 48 MP
Untuk sektor fotografi, iPhone Duo membawa dua kamera belakang.
Kamera utamanya menggunakan sensor Fusion 48 MP dengan sensor-shift optical image stabilization (OIS). Kamera tersebut menyediakan resolusi foto 48 MP dengan resolusi standar 24 MP serta kemampuan telefoto berkualitas optik 2x.
Kamera kedua berupa Fusion Ultra Wide 48 MP yang mendukung pengambilan gambar makro.
Keunggulan lain hadir dari desain layar gandanya. Pengguna dapat memanfaatkan layar luar sebagai pratinjau ketika mengambil foto menggunakan kamera belakang.
Dengan begitu, kamera utama dapat digunakan untuk mengambil foto selfie dengan kualitas kamera belakang, sementara pengguna tetap dapat melihat komposisi gambar melalui layar luar.
Untuk kebutuhan video, kamera iPhone Duo mendukung perekaman hingga 4K 120 fps dengan Dolby Vision.
Apple juga menghadirkan sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan, termasuk Smart Take dan Duo Preview.
Baca Juga: Berusia 41 Tahun, Ini Kemampuan Perang Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Touch ID dan Material Titanium
Berbeda dari sejumlah iPhone terbaru yang mengandalkan Face ID, iPhone Duo menggunakan Touch ID yang ditempatkan pada tombol samping.
Bodi perangkat dibuat menggunakan titanium grade 5. Bagian engsel menjadi salah satu komponen penting karena harus menopang mekanisme buka-tutup layar.
Apple menyebut engsel iPhone Duo terdiri atas lebih dari 100 komponen.
Perlindungan perangkat menggunakan Ceramic Shield pada bagian belakang dan Ceramic Shield 2 di bagian depan. Apple mengklaim Ceramic Shield 2 memiliki ketahanan gores lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
iPhone Duo juga memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.
Baterai hingga 44 Jam
Apple menempatkan baterai pada kedua sisi perangkat.
Dalam pengujian pemutaran video yang diklaim Apple, iPhone Duo mampu bertahan hingga 31 jam ketika menggunakan layar dalam. Jika memakai layar luar, daya tahan disebut bisa mencapai 44 jam.
Sementara penggunaan kedua layar secara seimbang diklaim mampu bertahan hingga 24 jam.
Pengisian daya dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 20 menit menggunakan kabel. Dengan MagSafe atau Qi2, waktu yang dibutuhkan sekitar 30 menit.
Untuk konektivitas, perangkat mendukung eSIM, Wi-Fi 7, Bluetooth 6, Thread, serta modem Apple C2.
Harga iPhone Duo
Apple menyediakan empat pilihan kapasitas penyimpanan untuk iPhone Duo:
256 GB: USD 1.999 atau sekitar Rp35,2 juta
512 GB: USD 2.199 atau sekitar Rp38,7 juta
1 TB: USD 2.599 atau sekitar Rp45,8 juta
2 TB: USD 3.199 atau sekitar Rp56,4 juta
Baca Juga: Bareskrim Bongkar Modus Live Streaming Pornografi di TikTok dan Tevi, 6 Tersangka Ditangkap
Perangkat tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Star White dan Night Sky. Pemesanan awal dibuka pada 16 Oktober 2026 di lebih dari 70 negara dan wilayah. Penjualan perdana dimulai 23 Oktober 2026.
Apple kemudian memperluas pemasaran ke 28 negara dan wilayah lainnya pada 30 Oktober 2026. Untuk pasar Indonesia, Apple belum mengungkap harga resmi maupun tanggal penjualan iPhone Duo.
Dengan banderol awal yang menembus Rp35 juta, iPhone Duo masuk ke segmen premium. Kehadiran perangkat ini sekaligus menandai langkah Apple bersaing langsung di pasar ponsel layar lipat yang sebelumnya telah diisi sejumlah produsen Android.
Editor : Uways Alqadrie