KALTIMPOST.ID, Oppo tampaknya tengah menyiapkan peluncuran dua smartphone A Series terbaru di Indonesia, yakni Oppo A7 Pro dan Oppo A7 Pro Max.
Indikasi tersebut terlihat dari munculnya kedua perangkat di database sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian. Oppo A7 Pro memiliki nomor model CPH2931, sedangkan A7 Pro Max menggunakan nomor model CPH2909.
Keduanya didaftarkan oleh PT Bright Mobile Telecommunication dan telah memenuhi TKDN dengan nilai 35,50 persen.
Kedua ponsel tersebut juga tercatat dalam sertifikasi Postel Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). CPH2931 memperoleh sertifikat nomor 125889/DJID/2026 pada 28 Agustus 2026, sementara CPH2909 mendapatkan sertifikat nomor 126142/DJID/2026 pada 4 September 2026.
Kemunculan di database TKDN dan Postel menjadi sinyal bahwa Oppo sedang mempersiapkan kedua perangkat tersebut untuk pasar Indonesia. Namun, Oppo Indonesia belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun harga resminya.
Spesifikasi Oppo A7 Pro Max
Oppo A7 Pro Max menjadi varian paling menarik karena membawa baterai berkapasitas 10.000 mAh. Baterai berbasis silicon-carbon tersebut mendukung pengisian cepat SuperVOOC 80 watt dan reverse charging 27 watt.
Ponsel ini menjadi perangkat pertama yang menggunakan chipset Snapdragon 4 Gen 5. Performanya didukung RAM LPDDR4X hingga 12 GB dan penyimpanan UFS 3.1 hingga 512 GB.
Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 2.772 x 1.272 piksel dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz. Tingkat kecerahannya mencapai 1.800 nit.
Untuk kamera, tersedia kamera utama 50 MP dengan OIS dan sensor monokrom 2 MP. Kamera depannya beresolusi 50 MP dengan autofocus.
A7 Pro Max juga memiliki sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Fitur lainnya mencakup NFC, infrared blaster, Wi-Fi 5, speaker stereo, serta Android 16 dengan ColorOS 16.
Spesifikasi Oppo A7 Pro
Oppo A7 Pro hadir dengan layar OLED 6,57 inci beresolusi 2.372 x 1.080 piksel. Layarnya mendukung refresh rate 120 Hz, touch sampling rate 240 Hz, dan kecerahan hingga 1.400 nit.
Di sektor performa, ponsel ini mengandalkan MediaTek Dimensity 6360 Max dengan RAM 6 GB atau 8 GB dan penyimpanan 256 GB.
Kapasitas baterainya mencapai 8.000 mAh dengan pengisian cepat 45 watt. Kamera utamanya beresolusi 50 MP, sedangkan kamera selfie menggunakan sensor 8 MP.
Oppo A7 Pro menjalankan Android 16 dengan ColorOS 16 dan dilengkapi sejumlah fitur AI. Ponsel ini juga mendukung jaringan 5G, NFC, Bluetooth 5.4, USB-C, serta sertifikasi ketahanan hingga IP69K.
Harga di China
Di China, Oppo A7 Pro Max dibanderol mulai 2.199 yuan atau sekitar Rp5,8 juta. Varian 12 GB/256 GB dijual 2.699 yuan atau sekitar Rp7,1 juta, sedangkan versi 12 GB/512 GB mencapai 2.999 yuan atau sekitar Rp7,9 juta.
Sementara itu, Oppo A7 Pro memiliki harga mulai 2.199 yuan atau sekitar Rp5,7 juta untuk varian 6 GB/256 GB. Versi 8 GB/256 GB dibanderol 2.499 yuan atau sekitar Rp6,5 juta.
Harga dan spesifikasi tersebut masih mengacu pada pasar China. Oppo Indonesia belum mengungkapkan detail resmi mengenai konfigurasi, harga, maupun jadwal peluncuran kedua smartphone tersebut di Tanah Air.
Editor : Ilmidza