Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Apresiasi Kemajuan Pesat Kampung di Long Bagun, Bupati Mahulu Umumkan Peningkatan Dana Kampung

Jody Kristianto • Kamis, 10 Oktober 2024 | 20:01 WIB
DISAMPAIKAN: Bupati Mahulu Dr Bonifasius Belawan Geh saat membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Wilayah Kecamatan Long Bagun 2023/2024 di Balai Adat Ujoh Bilang, Kamis (10/10).
DISAMPAIKAN: Bupati Mahulu Dr Bonifasius Belawan Geh saat membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Wilayah Kecamatan Long Bagun 2023/2024 di Balai Adat Ujoh Bilang, Kamis (10/10).

KALTIMPOST.ID, Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh apresiasi perkembangan pesat yang dicapai kampung-kampung di Kecamatan Long Bagun.

Padahal, berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM), pada periode 2016-2017, hampir seluruh kampung di wilayah ini masih berstatus tertinggal dan sangat tertinggal.

Hal tersebut disampaikan pada pembukaan Rapat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Wilayah Kecamatan Long Bagun 2023/2024 di Lamin Adat Ujoh Bilang, Kamis (10/10).

Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh melanjutkan, pada periode 2023-2024, dengan kerja keras dan komitmen berbagai pihak, terutama peran penting para petinggi kampung, terjadi perubahan signifikan.

Saat ini tidak ada lagi kampung yang berstatus tertinggal atau sangat tertinggal.

Dari 11 kampung di Long Bagun, 3 kampung kini berstatus berkembang, 2 kampung berstatus maju, dan 6 kampung telah mencapai status mandiri.

Ia menyatakan, capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan para pemangku kepentingan lainnya.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi dan kerja keras para petinggi kampung dalam memajukan kampungnya masing-masing. Ini bukti bahwa kita semua berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempercepat pembangunan di Long Bagun,” ujarnya.

Meski demikian, Boni, sapaan akrabnya, mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat semua pihak cepat berpuas diri. Ia menegaskan, status yang sudah dicapai harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

Untuk itu, ia mendorong seluruh elemen pemerintahan kampung, mulai pemerintah kampung, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), hingga jajaran aparatur kampung lainnya terus bekerja sama menghadapi tantangan ke depan, khususnya inovasi pembangunan, peningkatan kesejahteraan, dan pengembangan potensi lokal.

Sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Mahulu dalam mendukung pembangunan kampung dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pria bergelar doktor ilmu ekonomi itu mengumumkan adanya peningkatan alokasi dana kampung (ADK) untuk Kecamatan Long Bagun.

Dana yang semula berjumlah Rp 28,2 miliar, kini ditingkatkan jadi Rp 38,1 miliar, dengan penambahan Rp 9,8 miliar.

Penambahan anggaran ini diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat di kampung-kampung Long Bagun.

“Dengan adanya peningkatan dana kampung ini, saya berharap aparatur kampung dapat memanfaatkan anggaran ini secara maksimal, transparan, dan akuntabel. Setiap program yang dibiayai harus direncanakan dengan baik sesuai kebutuhan prioritas masyarakat dan dilaksanakan secara efisien,” tegas Bupati.

Ia juga tak lupa menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang bijak dan hati-hati dalam setiap tahap pelaksanaannya, guna memastikan hasil yang optimal dalam pembangunan desa di Kecamatan Long Bagun.

Editor : Hernawati
#mahulu #dana kampung