Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tantangan Pertanian di Mahulu, Bupati Bonifasius Belawan Geh Anjurkan Pemanfaatan Ekskavator dalam Membuka Lahan

Jody Kristianto • Rabu, 16 Oktober 2024 | 15:00 WIB

MONEV: Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh menyampaikan arahan pada rapat monev di Lamin Adat Long Pahangai, Selasa (15/10).
MONEV: Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh menyampaikan arahan pada rapat monev di Lamin Adat Long Pahangai, Selasa (15/10).
KALTIMPOST.ID, LONG PAHANGAI-Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Dr Bonifasius Belawan Geh, mengemukakan pentingnya penggunaan teknologi seperti ekskavator dalam membuka lahan pertanian guna meningkatkan produktivitas daerah.

Di hadapan ratusan pengurus kampung yang menjadi peserta Rapat Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Wilayah Kecamatan Long Pahangai 2023/2024 di Lamin Long Pahangai, Selasa (15/10).

Bupati menuturkan, penggunaan ekskavator mini telah terbukti efektif dalam mempercepat pembukaan lahan, yang berdampak langsung pada peningkatan hasil pertanian di wilayah tersebut.

"Dengan ekskavator mini, satu bulan saja kita bisa membuka lahan hingga 5 hektare, dan lahan tersebut bersih dari kotoran atau sampah kayu, sehingga bisa dimanfaatkan dengan maksimal," jelas Bupati Bonifasius.

Ia menambahkan bahwa selama ini, lahan yang ditanami biasanya hanya mencapai 2-3 hektare, sehingga penggunaan ekskavator dapat membantu memperluas area tanam hingga 10 hektare dengan hasil yang jauh lebih optimal.

Selain itu, Bupati Bonifasius juga menyoroti pentingnya intervensi pupuk dalam meningkatkan hasil panen.

Ia menyebutkan bahwa ada teknologi modern yang dapat digunakan untuk memproduksi pupuk secara lokal, yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan di daerah tersebut.

"Kalau kita intervensi dengan pupuk, kita bisa memaksimalkan potensi lahan dan memperpanjang masa produksi," tambahnya.

Bupati juga menyinggung mengenai peluang ekonomi yang lebih besar bagi kampung-kampung mandiri yang mampu mengelola lahan pertaniannya secara efektif.

Dengan pendapatan yang dihasilkan dari lahan pertanian, kampung-kampung di Mahulu diharapkan bisa mandiri secara finansial dan mampu membiayai pembangunan lokal.

"Pendapatan kampung bisa tinggi dari hasil lahan yang dikelola dengan baik. Dengan penguatan infrastruktur dan aparatur desa, kita bisa memaksimalkan potensi pertanian dan hasilnya bagi kesejahteraan masyarakat," kata Bupati.

Pria tinggi tegap itu juga berharap, program ini dapat terus berkembang dengan dukungan dari seluruh masyarakat dan aparatur desa.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam melaporkan dan mengelola setiap hasil usaha pertanian dengan baik untuk mencapai tujuan bersama. (*/sya)

Editor : Almasrifah
#pertanian #mahulu #ekskavator #Bonifasius Belawan Geh