UJOH BILANG – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Kapok Sahli Pangdam VI/Mulawarman, Brigjen TNI Yuswandi, menegaskan bahwa TMMD bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"TMMD ini ada proses, ada kegiatan, dan ada hasil. Dalam prosesnya, sinergitas sangat diharapkan, terutama dalam perencanaan agar program yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Brigjen Yuswandi usai menutup TMMD ke 123 di Kampung Laham, Kamis (20/3/2025).
Ia menekankan dalam pelaksanaan, TMMD mengedepankan konsep "bekerja bersama-sama," bukan sekadar "sama-sama kerja." Hal ini bertujuan untuk menciptakan kebersamaan antara TNI, kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa.
Terkait hasil, Brigjen Yuswandi menyebutkan bahwa infrastruktur yang dibangun, seperti jalan dan fasilitas umum, tidak hanya bermanfaat bagi warga setempat tetapi juga bisa mendukung perekonomian dengan mempermudah akses bagi pendatang yang ingin berusaha di wilayah tersebut.
"Misalnya, pembangunan MCK yang baru saja kita tinjau. Itu bisa dinikmati oleh masyarakat dan menjadi bagian dari peningkatan kualitas hidup mereka," tambahnya.
Dalam pelaksanaan TMMD di wilayah perbatasan terkhusus Kampung Laham, berbagai kendala dihadapi, terutama terkait distribusi material. "Material harus dikirim dari Barong Tongkok (Kubar) ke lokasi ini, dengan kondisi cuaca yang tidak selalu mendukung. Pengecoran jalan menjadi tantangan tersendiri," ungkapnya.
Namun, semua kendala dapat diatasi berkat kerja sama dengan pemerintah daerah dan strategi distribusi, seperti penggunaan ponton dan perahu untuk mengangkut bahan bangunan.
Untuk ke depan, Brigjen Yuswandi mengungkapkan bahwa evaluasi utama dalam TMMD adalah meningkatkan keterlibatan masyarakat. "Kita ingin masyarakat lebih aktif terlibat dalam pembangunan ini, karena nantinya merekalah yang akan menggunakan hasilnya. Mereka harus tahu bagaimana merawat dan memanfaatkan fasilitas yang sudah dibangun," jelasnya.
Sebagai penutup, Brigjen Yuswandi berharap bahwa hasil TMMD dapat terus dirawat dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. "Harapan kami, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat untuk ketahanan bangsa. Kami juga berharap masyarakat bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam merawat infrastruktur yang sudah dibangun, agar kita bisa melanjutkan pembangunan tanpa harus kembali memperbaiki yang sudah ada," pungkasnya.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, TMMD terus menjadi bukti nyata kontribusi TNI dalam membangun negeri, terutama di wilayah-wilayah terpencil dan perbatasan. (*/sya)
Editor : Muhammad Ridhuan