UJOH BILANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mahakam Ulu, Didik Subagya, menyampaikan laporan terkait pembangunan sarana dan prasarana air bersih di Kampung Mamahak Teboq dalam acara yang dihadiri Wakil Bupati Yohanes Avun serta tamu undangan di Lamin Adat Mamahak Teboq, Sabtu (22/3).
Dalam laporannya, Didik menjelaskan bahwa proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Mamahak Teboq telah direncanakan dan dilaksanakan sejak tahun 2024. Proyek ini dimulai pada bulan Mei dan saat ini telah memasuki tahap pemeliharaan.
"Pembangunan ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu pembangunan struktur dan pembangunan sambungan rumah (SR). Pekerjaan struktur mencakup pembangunan ground capturing, yakni bangunan untuk menangkap air dari mata air yang nantinya dialirkan ke reservoir," ujar Didik.
Ia juga menambahkan bahwa sistem ini ke depannya akan mengalirkan air tidak hanya ke Kampung Mamahak Teboq, tetapi juga ke Kampung Sirau, Lutan, dan Datah Bilang.
"Hasil kajian dan survei tim kami menunjukkan bahwa debit air baku cukup untuk mencakup lebih dari satu kampung. Oleh karena itu, kami berharap ada arahan lebih lanjut dari Bupati dan Wakil Bupati terkait pengelolaan ke depannya," lanjutnya.
Selain pembangunan struktur, proyek ini juga mencakup pengadaan dan pemasangan pipa transmisi dan distribusi sepanjang 11 kilometer. Untuk memastikan kelangsungan operasional dan keamanan, telah dibangun reservoir, pos pengawas, serta turap pelindung di sekitar area bangunan.
Saat ini, sebanyak 380 rumah telah mendapatkan sambungan air bersih, namun bisa melayani hingga 800 rumah. Jumlah ini diharapkan terus meningkat seiring dengan berjalannya proyek. Adapun anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan ini mencapai Rp16,125 miliar.
Didik menegaskan bahwa PUPR akan terus memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana dan berharap adanya dukungan dari berbagai pihak untuk pemeliharaan sistem yang telah dibangun. (*/sya)
Editor : Muhammad Ridhuan