Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Junjung Tinggi Nilai Adat dan Budaya, Ketua DPRD Mahulu Devung Paran Hadiri Pembukaan Mubes XII “Pebeka Tawai”

ADV • Kamis, 3 Juli 2025 | 21:22 WIB
Ketua DPRD Mahulu Devung Paran menerima plakat berupa topi anyaman khas Dayak Kenyah sebagai tanda diterimanya kunjungan.
Ketua DPRD Mahulu Devung Paran menerima plakat berupa topi anyaman khas Dayak Kenyah sebagai tanda diterimanya kunjungan.

KALTIMPOST.ID, DATAH BILANG - Ketua DPRD Mahakam Ulu (Mahulu) Devung Paran, menghadiri pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) XII Kerukunan Dayak Kenyah Lepoq Bakung “Pebeka Tawai” Kalimantan 2025.

Mubes dilangsungkan di Kampung Datah Bilang Baru, Kecamatan Long Hubung, Senin (30/6/2025). Diikuti sekitar dua ribu warga suku Dayak Kenyah Lepoq Bakung yang berasal dari 40 desa di Kalimantan, termasuk perwakilan dari Malaysia.

Kegiatan ini mengusung tema “Mubes Bakung Kalimantan sebagai Wadah untuk Mempererat Tali Silaturahmi Antar Anggota Suku Kenyah Bakung serta Membahas dan Merumuskan Keberlangsungan Adat, Budaya, dan Pembangunan”.

Devung menyampaikan bahwa mubes ini merupakan bentuk nyata pelestarian adat istiadat di tengah arus modernisasi. Menurutnya, menjaga warisan budaya adalah tanggung jawab bersama untuk diwariskan ke generasi mendatang.

“Mubes ini merupakan upaya untuk terus memelihara tradisi, adat istiadat, dan budaya leluhur yang patut dipertahankan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Devung menambahkan pentingnya menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini agar identitas budaya Mahulu tidak tergerus oleh kemajuan zaman.

"Semoga sub-suku lainnya di Mahulu juga dapat meneladani semangat ini dan terus mempertahankan adat istiadatnya, karena hal tersebut merupakan identitas dan jati diri kita,” tambahnya.

Senada, dalam sambutannya, Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, menekankan pentingnya menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai bentuk persatuan dalam keberagaman.

“Semangat solidaritas perlu terus dikedepankan dalam kehidupan bermasyarakat, agar kita dapat bersinergi dan bergandengan tangan menghadapi berbagai tantangan zaman,” tegas Bupati.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan, pembukaan Mubes XII ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Mahulu, disaksikan oleh para tokoh dan tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Mahulu Norlili Bulan, Ketua Komisi I DPRD Mahulu Martin Hat, Sekretaris Komisi I Flesia Win, serta anggota DPRD Mahulu lainnya yaitu Geh Luhat, Mendan Lahang, Gohen Merang Sapulete, Agustinus Tului, dan Subhan Nor. Hadir pula jajaran FKPD serta kepala OPD dan instansi terkait di lingkungan Pemkab Mahulu. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#modernisasi #MUBES #Devung Paran #Pelestarian Adat