Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PUPR Mahulu Turunkan Alat Berat ke Hulu Riam, Kirim Logistik lewat Jalur Darurat

Jody Kristianto • Kamis, 31 Juli 2025 | 09:29 WIB

 

Kondisi longboat karam di riam huluq ketika mengangkut sembako ke Kecamatan Long Apari.
Kondisi longboat karam di riam huluq ketika mengangkut sembako ke Kecamatan Long Apari.

KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mahakam Ulu (Mahulu) menurunkan alat berat untuk membuka akses jalan darurat menuju wilayah terdampak kekeringan di hulu riam.

Langkah ini diambil menyusul instruksi Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun untuk memastikan distribusi logistik tetap berjalan ke kampung-kampung di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.

Baca Juga: Mahulu Juara Umum Jambore Pemuda Daerah 2025, Ukir Prestasi di Kancah Kepemudaan Kaltim

Kepala Dinas PUPR Mahulu Didik Subagya mengatakan, jalur darat sementara yang dibuka mencapai Long Pakaq. Dari sana, logistik dibongkar dan dilanjutkan menggunakan jalur sungai menuju Tiong Ohang dan Long Apari.

“Dari Long Pakaq ke sungai sekitar 4,3 kilometer. Dari situ, logistik bisa dialirkan lewat air ke Tiong Ohang. Waktu tempuhnya kurang lebih setengah sampai tiga per empat jam dari titik itu,” jelas Didik saat dikonfirmasi, Rabu (30/7/3025) malam.

Penanganan ini bersifat darurat dan memanfaatkan peralatan serta sumber daya milik pemkab. Didik menyebut, meski distribusi logistik sudah bisa dilakukan, perbaikan jalan secara menyeluruh masih terbentur penganggaran.

“Kami sudah koordinasi dengan Satker BBPJN. Untuk tahun ini dan tahun depan belum ada anggaran. Dua tahun terakhir belum jelas,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, PUPR telah menyusun rencana pembangunan jalan sepanjang 43,3 kilometer dari Long Pakaq ke Tiong Ohang. Jalur ini akan menjadi penghubung utama antarwilayah di dua kecamatan paling hulu di Mahulu tersebut.

“Kalau dari Tiong Ohang ke Long Apari, jalan belum tembus. Sekarang baru sampai di Ikang. Ke arah Long Apari belum ada pembukaan,” tambahnya.

Didik menegaskan, distribusi darat ke wilayah tersebut hanya memungkinkan dengan kendaraan dobel gardan. Medan yang berat dan kondisi jalan yang belum stabil membuat kendaraan biasa sulit melintas.

Baca Juga: 569 Warga di Long Apari Mahulu Terdampak Kekeringan, Harga Bahan Pokok Melonjak Tajam

“Beberapa titik bahkan tidak bisa dilewati motor karena longsor. Tapi kami terus melakukan perbaikan spot-spot kritis. Tiga hari lalu alat sudah kami turunkan,” ujarnya.

Pemkab Mahulu terus mendorong percepatan pembukaan jalan ke wilayah Long Pahangai dan Long Apari untuk memastikan logistik dan pelayanan dasar tetap bisa menjangkau masyarakat selama musim kemarau ini (*)

Editor : Ery Supriyadi
#logistik #alat berat #musim kemarau #Long Apari #jalur darurat