KALTIMPOST.ID, LONG PAHANGAI – Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Hudoq Pekayang 2025 di Kecamatan Long Pahangai. Ia menilai kegiatan adat tahunan tersebut berjalan sukses dan penuh semangat kebersamaan.
“Kalau pengalaman dari Hudoq tahun ini, saya rasa kalau dijadwalkan di awal, persiapannya lebih matang karena sudah dipersiapkan dari jauh-jauh hari,” ujar Angela usai menghadiri penutupan Hudoq Pekayang, Rabu (22/10).
Angela menyebut meski terdapat sejumlah tantangan dan penyesuaian terkait efisiensi, penyelenggaraan Hudoq tahun ini tetap berlangsung dengan baik.
“Saya dengar memang sebelumnya lebih ramai, tapi saya lihat antusias masyarakat luar biasa. Dari banyaknya tantangan yang kita hadapi, semangat masyarakat tetap tinggi,” katanya.
Menurutnya, penjadwalan kegiatan hingga tiga tahun ke depan menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga kelestarian budaya lokal. “Saya yakin apapun tantangan di depannya bisa kita lewati,” ucapnya optimistis.
Tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi Angela Idang Belawan mengikuti Hudoq Pekayang sebagai Bupati Mahakam Ulu. Dalam prosesi adat yang dipusatkan di Lamin Liu Mulang, ia diberi nama kehormatan “Livang Urip jayaa" artinya merindukan kehidupan yang sejahtera.
Dalam arti nama ini masyarakat mengharapkan Bupati sebagai Ine umaa' kabupaten Mahakam ulu bisa membawa kehidupan yang sejahtera dan jaya.
Sementara itu, Wakil Bupati Suhuk mendapatkan nama kehormatan, Tegelung Ubung Do artinya Pilar atau tiang penyangga untuk kehidupan kedepan yang tegak lurus. Seperti matahari yang bersinar bagi siapa pun dan tak pernah padam sampai kapan pun.
“Saya sangat tersanjung dengan nama itu. Dari maknanya, terlihat kerinduan masyarakat terhadap kesejahteraan. Itu juga menjadi harapan mereka kepada saya untuk membawa Mahakam Ulu menjadi lebih sejahtera,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo