KALTIMPOST.ID, LONG APARI – Pendidikan menjadi salah satu perhatian utama di Mahakam Ulu.
Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan, termasuk upaya membuka akses lebih luas bagi pelajar di seluruh kecamatan.
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung program tersebut.
Baca Juga: Mahakam Ulu Punya Anak-Anak Penuh Cita-Cita dan Potensi Wisata Tersembunyi
Fokusnya salah satunya adalah pemerataan pemberian beasiswa, terutama bagi siswa di wilayah terujung seperti Long Apari dan Long Pahangai.
“Dengan pendidikan, Ibu Bupati sangat antusias memperjuangkan anak-anak di Kabupaten Mahakam Ulu, khususnya di Kecamatan Long Apari,” kata Devung usai mendampingi Bupati Angela Idang Belawan dalam kunjungan kerja.
Meski program beasiswa tersedia, kendala informasi masih menjadi masalah utama.
Banyak pelajar di daerah perbatasan baru mengetahui pengumuman pendaftaran menjelang penutupan, sehingga kesiapan dokumen sering terlambat.
“Anak-anak di Long Apari sering mengalami keterlambatan informasi. Ke depan, Bagian KESRA harus mencari strategi agar distribusi beasiswa lebih adil dan merata,” jelas Devung.
Selama ini, informasi beasiswa disebarkan melalui tautan atau akun media sosial resmi seperti Gerbang Cerdas Mahulu.
Namun, keterbatasan akses internet membuat banyak siswa kesulitan mendapatkan informasi tepat waktu.
“Kadang mereka baru tahu H-2 atau H-1 sebelum penutupan, padahal ada dokumen yang harus dipersiapkan,” tambahnya.
Meski kuota beasiswa secara keseluruhan terpenuhi, distribusinya belum merata antar kecamatan.
DPRD berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Bagian KESRA Sekretariat Daerah untuk memastikan jatah beasiswa adil bagi semua wilayah.
“DPRD akan membuka data terkait kecamatan mana yang paling banyak mendapat beasiswa agar ada pemerataan,” tegas Devung.
Baca Juga: Minim Dokter Spesialis di Perbatasan, Bupati Mahulu Janji Perjuangkan Tambahan Tenaga Medis
Sebagai wakil rakyat dari dapil Long Pahangai–Long Apari, Devung menegaskan pihaknya akan memperjuangkan perhatian lebih bagi anak-anak di kecamatan terujung.
“Long Pahangai dan Long Apari adalah kecamatan terujung dengan tingkat keterisolasian tinggi. Mudah-mudahan ke depan, anak-anak di sini menjadi prioritas Ibu Bupati,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi