UJOH BILANG — Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan menaruh optimisme besar terhadap progres pembangunan Bandara Ujoh Bilang. Usai melakukan monitoring dan evaluasi (monev), Angela menyebut pengerjaan bandara telah berada di tahap akhir dan tinggal menyelesaikan sejumlah bangunan pendukung.
“Tentunya saya sangat senang karena melihat progres yang sudah luar biasa. Sudah hampir selesai, tinggal bangunan-bangunan pendukung saja,” ujar Angela ditemui usai monev, Jumat (14/11).
Menurut Angela, jika tak ada kendala berarti, bandara diperkirakan dapat mulai dimanfaatkan pada pertengahan 2026. Ia menyebut Dinas Perhubungan telah menyiapkan langkah lanjutan terkait Rencana Bandar Udara (RBU).
“Tahun depan setidaknya pesawat perintis dulu bisa masuk, mengurangi kesusahan kita di Mahakam Ulu tentang transport yang lumayan besar,” katanya.
Angela menyadari keberadaan bandara akan menjadi momentum penting bagi konektivitas daerah. “Teman-teman media juga pasti senang kalau sudah ada pesawat yang bisa mendukung transportasi kita,” ungkapnya.
Meski progresnya positif, masih ada beberapa pekerjaan yang harus dirampungkan, di antaranya pemasangan pagar keliling di area udara dan darat. Pihak kontraktor menargetkan pekerjaan utama rampung akhir tahun ini.
Namun, Angela tidak menampik adanya potensi permintaan adendum penambahan waktu. “Mereka menyampaikan kalau paling penambahan waktu 50 hari. Tapi saya mintanya jangan sampai lewat tenggat waktu,” tegasnya.
Faktor cuaca disebut menjadi salah satu hal yang tak dapat diprediksi dan bisa memengaruhi ritme pekerjaan. Meski begitu, Angela menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama.
“Bandara kita enggak bisa push untuk selesai sekarang karena banyak sekali regulasi yang harus sesuai. Karena ini standarnya ada, jadi kita enggak bisa sembarangan. Ini menyangkut nyawa banyak orang,” jelasnya.
Terkait izin operasional, Angela mengatakan prosesnya tengah berjalan dan nantinya akan ditinjau langsung oleh Kementerian Perhubungan untuk memastikan kelayakan. Sementara untuk infrastruktur lain, ia menegaskan prioritas pemerintahannya tetap pada penyelesaian jalan dan jembatan. “Saya sudah menjelaskan, kalau bisa pembangunan-pembangunan—yang utama adalah jalan dan jembatan selesai pada tahun ini,” ujarnya.
Pemkab Mahulu berharap kehadiran bandara nanti dapat menjadi jawaban atas keterisolasian wilayah serta membuka lebih banyak akses pelayanan, ekonomi, hingga percepatan pembangunan.
Editor : Muhammad Ridhuan