Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jalan Lutan–Datah Bilang Rusak saat Hujan, Warga Keluhkan Akses Licin: PUPR Mahulu Siapkan Renja 2025

Jody Kristianto • Rabu, 19 November 2025 | 08:11 WIB

UPTD Alat Berat Mahulu bekerja memperbaiki jembatan runtuh rute Long Bagun-Long Pahangai.
UPTD Alat Berat Mahulu bekerja memperbaiki jembatan runtuh rute Long Bagun-Long Pahangai.

KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG — Jalan Lutan–Datah Bilang kembali jadi sorotan warga. Setiap hujan turun, jalur ini berubah licin dan berlumpur sehingga mempersulit mobilitas harian masyarakat.

Keluhan muncul karena ruas tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan permukiman, aktivitas ekonomi, hingga layanan publik.

Di pertengahan laporan ini, muncul penjelasan dari instansi terkait. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mahulu, Didik Subagya, mengonfirmasi bahwa kondisi jalan tanah memang sangat rentan cuaca.

Baca Juga: Pembangunan Bandara Ujoh Bilang Hampir Rampung, Harapan Baru bagi Wilayah Perbatasan Mahulu

“Kalau hujan memang mengganggu pengguna jalan,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Ia menyebut peningkatan kualitas jalan tetap diupayakan, namun harus menyesuaikan kemampuan anggaran. “Diupayakan peningkatan jalan sesuai ketersediaan anggaran. Nanti kita cek kembali,” katanya.

Didik menambahkan, ruas Lutan–Datah Bilang sudah masuk telaah staf dan disiapkan untuk masuk Rencana Kerja PUPR 2025. Sebelum pengerjaan fisik, tim harus menyelesaikan perencanaan berbasis observasi lapangan.

“Perencanaan menjadi dasar pelaksanaan fisiknya. Observasi lapangan dilakukan lebih dulu,” jelasnya.

Saat ditanya soal penanganan darurat, Didik mengatakan pihaknya masih menunggu alat berat yang sedang menangani kerusakan di titik lain.

“Alat kami masih ada penanganan jembatan runtuh atau longsor,” terangnya.

Jembatan yang bermasalah itu berada di jalur Gunung Punan–Jangau, sehingga UPTD Alat Berat masih fokus di sana. “Teman-teman di lapangan observasi dulu,” ucapnya.

Baca Juga: Efisiensi Dana Transfer Rp 843 M Terpa Mahulu, DPRD Wajib Pangkas dan Fokuskan Belanja untuk Rakyat

Untuk sementara, penanganan darurat di ruas Lutan–Datah Bilang bisa dilakukan jika alat berat sudah memungkinkan dipindahkan. Namun pengerjaan permanen tetap menunggu proses perencanaan rampung dan anggaran tersedia.

Masyarakat berharap percepatan penanganan karena akses ini vital bagi aktivitas sehari-hari. Pemerintah memastikan peningkatan jalan menjadi bagian agenda kerja dan akan dikerjakan secara bertahap sesuai prioritas. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#mahulu #pupr #jalan rusak #Renja 2025