KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG–Upaya peningkatan akses jalan di jalur Datah Bilang–Lutan–Mamahaq Teboq kembali menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mahakam Ulu.
Kepala Dinas PUPR Didik Subagya menyampaikan perkembangan terbaru mengenai penanganan ruas tersebut, Kamis (20/11). Pekerjaan yang dilakukan bertahap mengikuti ketersediaan anggaran daerah.
Didik menjelaskan, total panjang penanganan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kondisi ruas jalan itu mencapai kurang lebih 5 kilometer. Namun, pada 2025, pemerintah daerah hanya mampu mengalokasikan anggaran untuk penanganan sepanjang 1 kilometer. “Saat ini (2025) sesuai anggaran yang tersedia, penanganan 1 kilometer,” ujarnya melalui WhatsApp.
Penanganan yang dilakukan tahun depan meliputi pembangunan rigid sepanjang 1 kilometer, pemasangan satu unit Armco berdiameter 3 meter, serta pekerjaan timbunan setebal sekitar 2 meter sepanjang 200 meter. Intervensi itu disebut sebagai bagian dari upaya menjaga aksesibilitas masyarakat di kawasan yang selama ini kerap terdampak cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang masih labil.
Menurut Didik, ruas jalan tersebut sebenarnya telah diusulkan ke pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Namun, anggaran IJD yang diharapkan membantu percepatan penanganan tidak jadi terealisasi.
“Panjang penanganan belum tuntas sampai ke sana. Kami sudah masukkan program IJD di ruas tersebut, cuma anggaran IJD tidak jadi keluar,” jelasnya.
Namun, PUPR Mahulu tetap berupaya memastikan progres berjalan, meskipun dilakukan bertahap. Didik menegaskan bahwa pemerintah daerah menyadari pentingnya akses jalan tersebut bagi mobilitas warga, distribusi logistik, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di hulu Mahakam.
Dia berharap dukungan anggaran ke depan dapat lebih optimal, sehingga penyelesaian peningkatan jalan Datah Bilang–Lutan–Mamahaq Teboq dapat dilakukan secara menyeluruh, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (*)
Editor : Dwi Restu A