KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi stok, pasokan, dan harga pangan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang digelar di Ujoh Bilang pada Minggu (1/3) ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Mahulu, Bahalan, menyampaikan kegiatan GPM kali ini didukung oleh Bulog dan Badan Pangan Nasional sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga bahan pokok.
“Untuk animo masyarakat sangat tinggi, baik yang muslim maupun nonmuslim, karena tentunya dengan harga yang terjangkau sangat membantu sekali terutama komoditas beras,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Pada pelaksanaan di Ujoh Bilang, pemerintah menyediakan 2 ton beras premium Setra Ramos, 1 ton beras medium SPHP, serta minyak goreng premium sebanyak 780 liter.
Bahalan menjelaskan, tingginya minat warga terlihat dari pola pembelian yang didominasi komoditas beras dan minyak goreng. Meski demikian, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan harga pangan masih relatif stabil selama Ramadan.
“Untuk saat ini hasil pantauan kita tidak ada kenaikan harga. Biasanya tren kenaikan saat hari raya adalah komoditas beras, namun hingga saat ini masih terpantau aman mulai dari stok maupun harga,” tegasnya.
Ia menambahkan, rangkaian GPM akan kembali dilaksanakan di Long Pahangai pada 7 Maret mendatang. Pada lokasi tersebut disiapkan 1 ton beras (masing-masing 500 kilogram premium dan medium), minyak goreng 200 liter, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing 44 kilogram.
Pemerintah berharap kegiatan ini terus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pangan di Mahakam Ulu menjelang Idulfitri. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo